Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

CEO yang Pernah PHK 900 Karyawan via Zoom Kini Kesal Saat Dirinya Dipecat

Arif Wicaksono • 19 Agustus 2026 15:55
New York: CEO Better Homes & Finance, yang dikenal luas karena melakukan PHK kepada 900 karyawan melalui panggilan Zoom perusahaan menjelang Natal tahun 2021, mengaku merasa tertipu karena ia baru saja dipecat dan digantikan posisinya.
 
Vishal Garg, sosok yang menjadi sorotan pada tahun 2021 akibat tindakan kejam memecat ratusan karyawan di perusahaan hipotek digital tersebut, diberhentikan dari Better, perusahaan yang ia dirikan dan pimpin sebagai CEO, pada tanggal 3 Agustus, demikian dilaporkan Independent. 
 
Baca juga: Visa PHK 2.600 Karyawan, AI Jadi Bagian dari Strategi Efisiensi 

 
Manajer dana lindung nilai (hedge fund) Daniel Lewis kemudian segera ditunjuk sebagai CEO sementara perusahaan, meskipun ia baru bergabung dengan dewan direksi seminggu sebelumnya. 

Dalam kurun waktu seminggu itu, Garg menyebut bahwa Lewis berhasil meyakinkan dewan direksi untuk melengserkannya. Garg mengatakan Lewis kemudian meyakinkan dewan untuk menunjuk dirinya sendiri sebagai CEO baru.
 
"Dia memperdaya saya," ujar Garg. 
 
"Dia bilang dia menyukai strategi perusahaan. Dia memuji kami di X dan menggunakan hal itu untuk masuk ke dewan direksi kami serta mendapatkan kepercayaan kami." jelas dia. 
 
Perusahaan hipotek digital tersebut telah mengalami berbagai kemunduran selama bertahun-tahun di bawah kepemimpinan Garg—belum termasuk peristiwa pemecatan massal yang memicu perhatian nasional dan menyebabkan situs web perusahaan dibanjiri ulasan negatif.
 
Meskipun Better sempat memiliki valuasi sebesar USD8 miliar selama pandemi COVID-19 di tengah lonjakan pembiayaan kembali (refinancing) dan suku bunga rendah, kini valuasinya hanya mencapai USD300 juta, menurut laporan tersebut.
 
Terlepas dari berbagai masalah yang ada, Garg mengatakan bahwa ia sebenarnya berada di ambang keberhasilan untuk membalikkan keadaan perusahaan. Meskipun angka penjualan turun dari $1,5 miliar pada tahun 2021 menjadi $70 juta pada tahun 2023, tahun ini Better berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan penjualan sebesar $200 juta, ungkap Garg kepada media tersebut.
 
Hal ini sebagian disebabkan oleh penggunaan model AI yang membantu mempercepat pemrosesan hipotek, sebuah pekerjaan yang beberapa tahun lalu membutuhkan waktu berhari-hari dan melibatkan puluhan karyawan.
 
"Kami sedang meraih keberhasilan. Kami telah melipatgandakan volume pinjaman." "Kami sudah hampir mencapai profitabilitas," ujar Garg. "Kami sudah berada di garis 5-yard setelah membawa bola dari ujung lapangan yang lain."
 
Meski telah berupaya semaksimal mungkin, Garg merasa bahwa Lewis telah meyakinkan dewan direksi perusahaan untuk menyingkirkannya.
 
"Ini bukan soal saya. Saya peduli untuk memberikan penghematan bagi masyarakat dan membantu mereka mewujudkan American Dream. Jadi, ketika para pemegang saham berkata, 'Anda perlu mundur sejenak,' saya pun menurutinya," kata Garg.
 
"Saya menduga dia memang selalu ingin menjadi CEO. Dewan direksi telah melakukan kesalahan." tambah dia. 
 
Para investor mungkin sependapat dengan penilaian Garg mengenai situasi tersebut. Saham perusahaan telah anjlok 45 persen sejak Lewis ditunjuk sebagai CEO baru.
 
Sejak saat itu, Garg telah menyewa pengacara untuk membantunya mendapatkan kembali jabatannya. Pada hari Senin, ia mengirimkan surat kepada dewan direksi yang menuntut agar dirinya diangkat kembali sebagai CEO.
 
Garg menyatakan bersedia bekerja dengan gaji 1 dolar per tahun sampai Better kembali mencetak laba. Begitu tujuan itu tercapai, ia mengatakan akan melepas jabatan CEO-nya.
 
"Ini adalah pengakuan bahwa saya telah menjalankan ini selama 10 tahun, namun eksekusinya belum sempurna," ujarnya. "Saya berharap masalah ini bisa diselesaikan. Menurut saya, masa depan Better masih sangat cerah."
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan