Ilustrasi. FOTO: John Thys/AFP
Ilustrasi. FOTO: John Thys/AFP

AS Mulai Pungut Tarif Baru untuk Produk Prancis dan Jerman

Ekonomi Ekonomi Amerika ekonomi eropa jerman prancis uni eropa Perang dagang
Angga Bratadharma • 13 Januari 2021 08:46
Washington: Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mulai memberlakukan pemungutan bea baru untuk suku cadang pesawat dan produk lainnya dari Prancis dan Jerman mulai Selasa waktu setempat. Keputusan itu diambil setelah gagal menyelesaikan sengketa yang telah memakan waktu 16 tahun atas subsidi pesawat dengan Uni Eropa.
 
Mengutip CNBC International, Rabu, 13 Januari 2021, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mengatakan bea baru akan berlaku pada Selasa waktu setempat. Langkah tersebut sebagai bagian dari pertempuran jangka panjang terkait subsidi pemerintah untuk Airbus Eropa dan saingannya di AS, Boeing.
 
Pemberitahuan tersebut menyusul pengumuman dari Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) bahwa mereka akan mengenakan tarif tambahan 15 persen untuk suku cadang pesawat, termasuk badan pesawat dan rakitan sayap, dan bea 25 persen untuk produk anggur tertentu dari Prancis dan Jerman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembicaraan antara Washington dan Brussels untuk mengakhiri sengketa dagang terhenti di minggu-minggu terakhir Pemerintahan Trump," kata seorang sumber Eropa yang mengetahui masalah tersebut.
 
Sedangkan Washington mendesak untuk mencapai solusi dengan Inggris, yang memiliki saham di Airbus, tetapi Inggris telah keluar dari keanggotaan Uni Eropa.
 
Brussel mengatakan akan mengupayakan penyelesaian secepatnya atas masalah tersebut dengan Presiden terpilih AS Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari. Namun, tim Biden tidak segera berkomentar tentang masalah tarif baru tersebut.
 
Airbus mengatakan pengenaan tarif baru dari USTR untuk memasukkan komponen pesawat yang dibuat di Prancis dan Jerman kontraproduktif dan akan membahayakan pekerja AS di situs Mobile, Alabama, tempat mereka merakit pesawat A320 dan A220.
 
Dampak awal mungkin bisa diredam sedemikian rupa karena perusahaan kedirgantaraan umumnya membeli komponen besar seperti sayap dan badan pesawat jauh-jauh hari sebelumnya untuk memastikan kelancaran arus produksi. Artinya, dalam jangka pendek tarif baru belum memberikan efek signifikan.
 
Baik Washington maupun Brussels telah memenangkan kasus di Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO), yang pertama diizinkan untuk memberlakukan tarif pada USD7,5 miliar barang Uni Eropa dan yang terakhir bea tambahan atas USD4 miliar impor dari Amerika Serikat.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif