Jakarta: Pernah merasa pori-pori wajah makin kelihatan saat memasuki usia 40 tahun? Ternyata, kondisi ini bisa berkaitan dengan perubahan alami pada kulit.
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin mengalami penurunan. Akibatnya, kulit kehilangan sebagian kekencangannya dan pori-pori bisa terlihat lebih besar.
Menurut DermNet New Zealand, ada beberapa faktor yang memengaruhi kondisi tersebut, mulai dari produksi minyak hingga kerusakan akibat sinar matahari.
Kenapa pori-pori makin besar saat usia 40 tahun?
Elastisitas kulit berkurang
Kolagen dan elastin berperan menjaga kulit tetap kencang. Ketika jumlahnya berkurang, jaringan di sekitar pori-pori ikut kehilangan penyangga sehingga tampilannya terlihat lebih lebar.
Produksi minyak berlebih
Kulit yang masih berminyak di usia 40 tahun juga bisa mengalami masalah pori-pori terlihat besar. Sebum berlebih dapat bercampur dengan sel kulit mati dan menyumbat pori-pori.
Paparan sinar matahari
Terlalu sering terpapar sinar UV tanpa perlindungan bisa merusak kolagen dan elastin. Dampaknya, kulit menjadi kurang kencang dan pori-pori terlihat semakin jelas.
Cara merawat pori-pori agar nggak makin terlihat
Nggak perlu buru-buru mencoba banyak produk. American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan beberapa langkah sederhana:
-
Gunakan facial wash lembut dua kali sehari.
-
Pilih skincare berlabel non-comedogenic.
-
Pertimbangkan retinol untuk membantu memperbaiki tekstur kulit.
-
Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi.
-
Hindari memencet atau menggosok wajah terlalu keras.
Intinya, pori-pori memang nggak bisa dihilangkan secara permanen. Namun, perawatan yang tepat bisa membantu menyamarkan tampilannya. Jadi, fokus menjaga kulit tetap sehat dan terawat, ya!
Desi I.