Ilustrasi. FOTO: AFP/MANDEL NGAN
Ilustrasi. FOTO: AFP/MANDEL NGAN

The Fed Berjanji Takkan Buat Kesalahan Sama saat Inflasi di 1970an

Ekonomi Ekonomi Amerika The Fed Inflasi AS
Angga Bratadharma • 13 Mei 2022 13:03
Washington: Gubernur Federal Reserve Christopher Waller berjanji bahwa kelompok penetapan suku bunga The Fed tidak akan membuat kesalahan yang sama saat inflasi yang terjadi pada 1970-an. Hal itu dianggap penting guna menjaga stabilitas perekonomian Amerika Serikat (AS).
 
Selama obrolan panel dengan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, ia mengatakan, bank sentral AS berbicara keras tentang inflasi tetapi melemah setiap kali kebijakan moneter yang lebih ketat menyebabkan peningkatan pengangguran.
 
Kali ini, Waller mengaku, dia dan rekan-rekannya akan menindaklanjuti niatnya untuk menaikkan suku bunga sampai inflasi turun ke tingkat yang ditargetkan Fed. Bank sentral telah menaikkan suku bunga dua kali tahun ini, termasuk pergerakan setengah poin persentase minggu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tahu apa yang terjadi karena The Fed tidak menganggap serius pekerjaan inflasi pada 1970-an, dan kami tidak akan membiarkan itu terjadi," kata Waller, dilansir dari CNBC International, Jumat, 13 Mei 2022.

Inflasi pada kecepatan terpanas

Pernyataan itu datang di saat inflasi berjalan pada kecepatan terpanas dalam lebih dari 40 tahun. Sedangkan Presiden AS Joe Biden menyebut inflasi sebagai tantangan terbesar ekonomi sekarang dan mencatat memerangi kenaikan harga dimulai dengan Federal Reserve.
 
Meskipun dia mencatat adanya independensi politik bank sentral, namun Biden mengatakan, The Fed harus melakukan tugasnya. "Dan itu akan melakukan tugasnya. Saya yakin akan hal itu dalam pikiran saya," tegas Biden.

 
Waller mengatakan ekonomi AS dapat menahan jalur kenaikan suku bunga kali ini yang akan jauh lebih lembut daripada era sebelumnya. "Pasar tenaga kerja kuat. Perekonomian berjalan dengan baik. Inilah saatnya untuk memukulnya jika Anda berpikir akan ada reaksi negatif apapun, karena ekonomi dapat menerimanya," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif