Mengutip Xinhua, Selasa, 30 Juni 2020, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak sebanyak 580,25 poin atau 2,32 persen menjadi 25.595,80. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 44,19 poin atau 1,47 persen menjadi 3.053,24. Indeks Komposit Nasdaq naik 116,93 poin atau 1,20 persen menjadi 9.874,15.
Saham Boeing melonjak 14,4 persen, memimpin kenaikan dalam rata-rata 30 saham di Dow Jones. Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor industri dan bahan masing-masing naik 2,36 persen dan 2,03 persen.
Investor terus mengamati meningkatnya jumlah kasus virus korona di seluruh negeri sambil mempertimbangkan dampaknya pada pemulihan ekonomi. Lebih dari 2,56 juta kasus covid-19 telah dilaporkan di Amerika Serikat, dengan hampir 126 ribu kematian pada Senin sore. Demikian dilaporkan Pusat Sains dan Teknik Sistem di Universitas Johns Hopkins.
Sementara itu, Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global di 2020. Revisi dilakukan di tengah meningkatnya kasus covid-19 di dunia.
IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global turun 4,9 persen pada 2020. Angka ini turun 1,9 poin di bawah perkiraan IMF pada April di angka tiga persen. Kondisi itu menunjukkan prospek ekonomi yang semakin suram karena pandemi terus meluas di seluruh dunia.
"Dibandingkan dengan perkiraan outlook ekonomi dunia di April, kami sekarang memproyeksikan resesi yang lebih dalam pada 2020 dan pemulihan yang lebih lambat pada 2021," kata Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News