Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Balik Arah, Harga Emas Dunia Melonjak

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Antara • 01 April 2021 08:23
Chicago: Harga emas dunia melonjak pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pesona emas dunia kembali bangkit dari penurunan tajam dua hari beruntun sebelumnya menjadi di atas level psikologis USD1.700 per ons.
 
Mengutip Antara, Kamis, 1 April 2021, kenaikan harga emas terjadi setelah penurunan kurs dolar AS dan imbal hasil obligasi Pemerintah Amerika Serikat dari tertinggi baru-baru ini. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD29,6 atau 1,76 persen menjadi USD1.715,60 per ons.
 
Sehari sebelumnya, Selasa, 30 Maret, emas berjangka anjlok USD28,6 atau 1,67 persen menjadi USD1.686, setelah terpuruk sebanyak USD20,10 atau 1,16 persen menjadi USD1.712,20 pada Senin, 29 Maret, dan terangkat sebanyak USD7,2 atau 0,42 persen menjadi USD1.732,30 pada Jumat, 26 Maret.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun kembali bangkit, emas masih ditutup turun untuk bulan ketiga berturut-turut, kehilangan sekitar 1,0 persen untuk Maret dan terperosok hampir 10 persen untuk kuartal pertama tahun ini dan merupakan penurunan kuartalan terbesar sejak kuartal keempat 2016.
 
"Karena kami telah melihat imbal hasil obligasi stabil dan dolar mundur dari tertinggi baru-baru ini, kami telah melihat sedikit pergerakan dari posisi terendah di pasar emas," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger.
 
Dolar melemah dari dekat level tertinggi lima bulan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melayang di 93,2 versus tertinggi sesi di 93,5. Imbal hasil surat utang AS 10-tahun juga turun menjadi 1,73 persen dari tertinggi intraday 1,75 persen.
 
"Rencana stimulus struktural yang sangat besar dari Presiden AS Joe Biden telah berkontribusi pada kekhawatiran atas inflasi dan akan mendukung pasar emas," kata Meger.
 
Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS telah menantang status itu karena mereka menerjemahkan ke dalam peluang kerugian yang lebih tinggi untuk menahan emas yang tidak memberikan imbal hasil.
 
Tetapi, data ekonomi positif yang dirilis pada Rabu agak membatasi kenaikan emas. Automated Data Processing Inc. melaporkan bahwa Amerika Serikat menambah 517 ribu pekerjaan baru pada Maret, kenaikan terbesar dalam enam bulan.
 
Institute for Supply Management (ISM) Chicago melaporkan indeks manajer pembelian Chicago meningkat tajam menjadi 66,3 pada Maret, naik dari 59,5 pada Februari dan lebih baik dari yang diperkirakan.
 
Kemudian logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik sebanyak 39,5 sen atau 1,64 persen menjadi  USD24,532 per ons. Platinum untuk pengiriman Juli naik sebanyak USD30,90 atau 2,66 persen menjadi USD1.191,50 per ons.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif