Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Inggris-Australia Sepakati Kerja Sama Perdagangan Bebas

Ekonomi perdagangan bebas Australia Ekonomi Inggris Perdagangan Internasional
Angga Bratadharma • 20 Desember 2021 12:02
London: Inggris dan Australia resmi menandatangani kesepakatan perdagangan bebas yang diproyeksikan meningkatkan perdagangan bilateral lebih dari 10 miliar poundsterling. Kesepakatan tersebut bakal menghilangkan tarif, membuka sektor-sektor seperti pertanian, dan memungkinkan pergerakan yang lebih bebas untuk sektor jasa profesional.
 
Penghapusan tarif anggur Australia, dan kuota bebas tarif untuk daging sapi akan membantu eksportir yang terkena sanksi di Tiongkok untuk beralih ke penjualan Inggris. Mobil, wiski, gula-gula, dan kosmetik Inggris akan dihapus tarifnya di Australia.
 
"Ini adalah perjanjian perdagangan bebas paling komprehensif dan ambisius yang telah dibuat Australia, selain dengan Selandia Baru," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan Menteri Perdagangan Dan Tehan dalam sebuah pernyataan bersama, dilansir dari The Business Times, Senin, 20 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Australia, tetapi perselisihan diplomatik menyebabkan Beijing menjatuhkan sanksi atas sejumlah produk pertanian Australia tahun lalu. Hal ini mendorong Pemerintahan Morrison untuk mendesak eksportir guna mengurangi ketergantungan mereka pada Tiongkok.
 
"Perjanjian dengan Inggris akan menciptakan peluang baru bagi pekerja, kaum muda, bisnis, dan semakin memperkuat hubungan khusus antara kedua negara," kata Morrison.
 
Tarif akan dihapuskan pada 99 persen barang Australia yang diekspor ke Inggris, senilai 9,2 miliar dolar Australia, dengan bea masuk 43 juta dolar Australia dihapus dari anggur Australia. Kuota awal bebas tarif untuk daging sapi Australia sebesar 35 ribu ton akan mengarah pada penghapusan tarif setelah 10 tahun.

Bisnis Inggris

Bisnis Inggris akan didorong untuk berinvestasi di Australia, dan program liburan kerja akan diperluas untuk memungkinkan warga Australia berusia 35 tahun ke bawah bekerja di Inggris selama tiga tahun.
 
Analisis yang dibuat oleh Inggris dan diperiksa secara independen mengatakan kerja sama itu akan meningkatkan ekonomi sebesar 2,3 miliar poundsterling per tahun dan membuka 10,4 miliar poundsterling impor dan ekspor pada 2035.
 
Total perdagangan barang dan jasa antara Inggris dan Australia bernilai 14,5 miliar poundsterling pada tahun ini hingga Juni 2021, dengan Australia menempati peringkat mitra dagang terbesar ke-21 Inggris dan menyumbang 1,2 persen dari total perdagangan Inggris.
 
"Ini baru permulaan saat kita melangkah ke depan dan meraih peluang seismik yang menunggu kita di panggung dunia," pungkas Menteri Perdagangan Inggris Anne-Marie Trevelyan.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif