Ilustrasi emas perhiasan 24 karat - - Foto: dok AFP
Ilustrasi emas perhiasan 24 karat - - Foto: dok AFP

Penurunan Imbal Hasil Obligasi AS Buat Emas Kian Memikat

Antara • 25 Mei 2022 06:58
Chicago: Harga emas dunia semakin menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB), ditopang oleh pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
 
Mengutip Antara, Rabu, 25 Mei 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD17,60 atau 0,95 persen, menjadi ditutup pada USD1,865,40 per ons.
 
Di awal sesi, emas berjangka sempat mencapai 1.868,80 dolar, tertinggi dalam dua minggu. Terlebih lagi, emas berhasil bertahan di zona hijau untuk sesi keempat berturut-turut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar mencatat penurunan lebih dari tiga persen. Sementara imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS turun hampir 3,7 persen.
 
Data ekonomi yang dirilis Departemen Perdagangan AS turut mendongkrak pesona emas. Dalam laporannya, penjualan rumah baru AS turun 16,6 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman di 591.000 pada April, tingkat terendah sejak April 2020. Penurunan itu jauh lebih buruk daripada yang diproyeksikan para analis.
 
Indeks manajer pembelian (PMI) jasa-jasa S&P Global turun menjadi 53,5 pada Mei dari 55,6 pada April, terendah empat bulan dan di bawah perkiraan konsensus 55,0 dari para ekonom. Indeks PMI manufaktur AS turun menjadi 57,5 ??pada Mei dari 59,2 pada April, sesuai dengan perkiraan ekonom 57,4.
 
"Tren naik saat ini dapat berlanjut ke USD1.900 dan USD1.910 di mana momentum dapat habis," kata kepala strategi teknis Sunil Kumar Dixit,
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 34 sen atau 1,57 persen, menjadi ditutup pada USD22,063 per ons. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD7,4 atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada USD942,9 per ons.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif