Mengutip Antara, Rabu, 12 Agustus 2020, indeks FTSE 100 menguat 0,31 persen atau 18,41 poin menjadi 6.050,59 pada Senin, 10 Agustus. Sebelumnya naik tipis 0,09 persen atau 5,24 poin menjadi 6.032,18 pada Jumat, 7 Agustus. Serta bangkit dari kerugian 1,27 persen atau 77,78 poin menjadi 6.026,94 pada Kamis, 6 Agustus.
Saham GVC Holdings, sebuah kelompok perusahaan taruhan olahraga dan permainan multinasional Inggris, melambung 9,64 persen, menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Disusul oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group yang melonjak 8,43 persen, serta perusahaan jaringan televisi komersial terbesar Inggris ITV bertambah 5,84 persen.
Di sisi lain, Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, merupakan pemain berkinerja terburuk di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 6,69 persen. Diikuti oleh saham perusahaan tambang logam mulia Polymetal International yang jatuh 4,05 persen, serta perusahaan jasa bisnis Rentokil Initial turun 2,26 persen.
Sementara itu, Wall Street jatuh pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan indeks S&P 500 dan Dow menghentikan kenaikan tujuh hari berturut-turut. Pelemahan terjadi karena meningkatnya ketidakpastian tentang kebuntuan atas kesepakatan stimulus fiskal di Washington.
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 104,53 poin atau 0,38 persen menjadi 27.686,9. Indeks S&P 500 merosot 26,78 poin atau 0,80 persen menjadi 3.333,69. Indeks Komposit Nasdaq ditutup terkoreksi 185,53 poin atau 1,69 persen menjadi 10.782,82.
Indeks S&P 500 dan Dow telah lebih tinggi untuk sebagian besar perdagangan, dan S&P 500 nyaris mendekati rekor penutupan tertinggi Februari, sebelum permulaan krisis virus korona di Amerika Serikat yang menyebabkan salah satu kehancuran paling dramatis di Wall Street dalam sejarah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News