Bendera Iran. Foto: Freepiik.
Bendera Iran. Foto: Freepiik.

Iran Sebut Kesepakatan Damai dengan AS Rampung, Penandatanganan Dijadwalkan 19 Juni

Arif Wicaksono • 15 Juni 2026 09:04
Teheran: Pemerintah Iran mengumumkan nota kesepahaman terkait perdamaian dengan Amerika Serikat telah selesai disusun dan siap ditandatangani dalam pertemuan yang akan digelar di Swiss pada 19 Juni mendatang.
 
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyampaikan kedua negara telah menyelesaikan proses finalisasi dokumen yang menjadi dasar kesepakatan tersebut. Penandatanganan resmi dijadwalkan berlangsung pada Jumat pekan ini.
 
Baca juga:  Tak Hanya Tutup Selat Hormuz, Iran Ancam Serang Setiap Kapal yang Melintas   

Selain itu, Iran menyatakan Amerika Serikat akan mulai menghentikan blokade laut terhadap negaranya pada malam 15 Juni. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari implementasi awal kesepakatan yang telah dicapai kedua pihak.
 
Menurut Gharibabadi, kesepakatan damai juga mencakup penghentian aktivitas militer di berbagai wilayah konflik, termasuk di Lebanon. Penghentian operasi tersebut disebut akan mulai berlaku pada waktu yang sama.

Meski tercapai kesepakatan, Teheran menegaskan langkah tersebut tidak didasarkan pada kepercayaan penuh terhadap Washington. 
 
Iran menyatakan akan terus mengawasi pelaksanaan komitmen yang telah disepakati serta memastikan seluruh kewajiban dipenuhi oleh pihak Amerika Serikat.
 
"Penyusunan nota kesepahaman ini bukan berarti adanya rasa percaya kepada pihak lawan. Kami akan memantau secara ketat setiap tindakan dan pelaksanaan komitmen yang telah disepakati," ujar Gharibabadi dalam siaran televisi nasional Iran. dikutip dari Antara. 
 
Setelah penandatanganan dilakukan, kedua negara dijadwalkan melanjutkan pembahasan mengenai sejumlah isu strategis. 
 
Agenda yang akan dibicarakan mencakup pencabutan sanksi ekonomi, program nuklir Iran, serta langkah-langkah untuk mendukung pemulihan ekonomi negara tersebut.
 
Perkembangan ini dinilai menjadi salah satu sinyal penting bagi stabilitas kawasan Timur Tengah setelah periode ketegangan yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan