Gedung European Central Bank (ECB). FOTO: AFP
Gedung European Central Bank (ECB). FOTO: AFP

ECB Punya Ruang 3 Kali Naikkan Suku Bunga di 2022

Ekonomi suku bunga bank central eropa ekonomi eropa uni eropa
Angga Bratadharma • 10 Mei 2022 13:03
Brussels: Pembuat kebijakan bank sentral Eropa mengatakan European Central Bank (ECB) harus segera menaikkan suku bunga dan memiliki ruang hingga tiga kali kenaikan di tahun ini. Langkah tersebut dengan harapan bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan menekan sejumlah risiko yang ada.
 
ECB telah menggulirkan kembali dukungan pada kecepatan glasial selama berbulan-bulan. Akan tetapi lonjakan inflasi hingga hampir empat kali lipat dari target dua persen ECB mengintensifkan seruan untuk akhirnya mengakhiri pengetatan kebijakan selama hampir satu dekade ke dalam kebijakan moneter ultra-mudah.
 
"Kenaikan suku bunga pada Juli adalah mungkin dan masuk akal. Pasar menilai dua atau tiga langkah (kenaikan suku bunga sebanyak) 25 basis poin pada akhir tahun. Saya tidak punya alasan untuk menolak ini, ini adalah pandangan yang cukup masuk akal untuk diambil," kata Gubernur Bank Sentral Latvia Martins Kazaks, dilansir dari The Business Times, Selasa, 10 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apakah itu terjadi pada Juli atau September tidak berbeda secara dramatis, tetapi saya pikir Juli akan menjadi pilihan yang lebih baik," tambahnya.

Menaikkan suku bunga ke tingkat netral

Sebagai bagian dari normalisasi, Kazaks mengatakan, ECB harus menaikkan suku bunga ke tingkat netral, di mana bank sentral tidak merangsang atau menahan pertumbuhan. Berbagai perkiraan menempatkan suku bunga ini pada 1-1,5 persen, lanjutnya, jauh di atas suku bunga deposito minus 0,5 persen saat ini dan tingkat pembiayaan kembali utamanya, tertahan di nol.
 
Kazaks menambahkan awalnya ECB harus menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin tetapi kenaikan ini tidak diukir di batu. Dia menyatakan tidak ada alasan khusus bank sentral harus berhenti setelah kembali ke nol, bahkan jika itu adalah ambang psikologis.
 
"Mengakhiri program pembelian aset pada awal Juli adalah tepat," pungkas Kazaks.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif