Ilustrasi bendera India. Foto: Douglas E. Curran/AFP.
Ilustrasi bendera India. Foto: Douglas E. Curran/AFP.

Ekonomi Negeri Bollywood akan Terkontraksi 7,7%

Ekonomi ekonomi dunia Ekonomi India pandemi covid-19
Ade Hapsari Lestarini • 11 Januari 2021 12:48
New Delhi: Ekonomi India diperkirakan terkontraksi sebesar 7,7 persen pada 2020-2021. Angka ini menurun jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada tahun fiskal sebelumnya sebesar 4,2 persen.
 
Penurunan tersebut terutama karena dampak pandemi covid-19, yang menghantam seluruh dunia. Demikian dilansir dari Xinhua, Senin, 11 Januari 2021.
 
"Pertumbuhan PDB riil selama 2020-2021 diperkirakan -7,7 persen dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan 4,2 persen pada 2019-2020," bunyi pernyataan yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional (NSO) dari Kementerian Statistik Federal India dan Implementasi Program.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut pihak kementerian, pertumbuhan PDB nominal selama 2020-2021 diperkirakan minus 4,2 persen.
 
"Untuk menahan penyebaran pandemi covid-19, pembatasan tertentu diberlakukan mulai 25 Maret 2020. Meskipun pembatasan telah dicabut secara bertahap, namun berdampak pada kegiatan ekonomi serta mekanisme pendataan," kata kementerian itu.
 
Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia sebelumnya mengatakan pandemi covid-19 telah memberikan tekanan yang luar biasa besar pada perekonomian global, terparah setelah Perang Dunia Kedua.
 
Kebijakan pemerintah di banyak negara yang melakukan pembatasan sosial, termasuk menutup pusat-pusat perbelanjaan dan menghentikan operasional beberapa moda transportasi. Serta sikap masyarakat yang mengurangi kegiatan di luar rumah, mengakibatkan konsumsi masyarakat turun tajam.
 
Berhentinya kegiatan bisnis tidak hanya menurunkan pendapatan masyarakat, tetapi juga meningkatkan jumlah pengangguran dan angka kemiskinan. Pandemi juga telah mengakibatkan investasi dan kegiatan produksi melambat, baik akibat turunnya permintaan, berkurangnya partisipasi tenaga kerja, dan terganggunya supply chain.
 
Purchasing Manager Index (PMI) beberapa negara turun tajam selama pemberlakuan lockdown pada semester pertama 2020 meskipun kembali tumbuh pada semester kedua.
 
"Perekonomian global pada 2021 masih akan diselimuti awan ketidakpastian akibat pandemi covid-19 meskipun akan lebih rendah, sejalan dengan penemuan vaksin yang menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menekan perkembangan pandemi tersebut," ucap CORE Indonesia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif