Presiden Tiongkok Xi Jinping. FOTO: AFP
Presiden Tiongkok Xi Jinping. FOTO: AFP

Xi Jinping: Tiongkok Harus Capai Ketahanan Pangan

Ekonomi pangan Ketahanan Pangan ekonomi china Tiongkok Xi Jinping
Angga Bratadharma • 18 April 2022 11:02
Beijing: Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan Tiongkok perlu mandiri dalam perihal benih untuk mencapai ketahanan pangan. Pernyataan itu mengulangi kekhawatiran yang berkembang tentang ketergantungan pada impor makanan.
 
"Hanya dengan memegang erat benih Tiongkok dengan tangan kita sendiri, kita dapat menstabilkan mangkuk makanan Tiongkok dan mencapai ketahanan pangan," kata Xi Jinping, dilansir dari The Business Times, Senin, 18 April 2022.
 
Ia menambahkan sumber benih harus mandiri dan terkendali, dan teknologi industri benih harus mandiri. Adapun Tiongkok telah meningkatkan fokusnya pada ketahanan pangan sejak pandemi covid-19 dimulai pada awal 2020, yang menjungkirbalikkan rantai pasokan global dan mengancam impor biji-bijian dalam jumlah besar ke negara itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bulan lalu, Xi mengatakan kepada delegasi pertemuan tahunan Parlemen bahwa Tiongkok tidak boleh bergantung pada pasar internasional untuk makanan, di tengah gejolak lebih lanjut sejak invasi Rusia ke eksportir biji-bijian utama Ukraina.
 
Tiongkok memproduksi sebagian besar benih tanamannya di dalam negeri karena persyaratan karantina impor serta biaya produksi. Tetapi beberapa sayuran, seperti bayam, kembang kol dan wortel, sebagian besar ditanam dari benih asing, media pemerintah melaporkan tahun lalu.
 
Para ahli mengatakan perhatian pemerintah terhadap sektor ini penting. "Saat ini kami fokus pada beras dan gandum, tetapi kami perlu melakukan lebih banyak pada sayuran dan buah-buahan, hewan, dan jagung," kata Fan Shenggen, Profesor Universitas Pertanian Tiongkok.
 
Dia menambahkan bahwa pengembalian investasi dalam varietas benih baru sangat tinggi. Pada akhir 2020, kepemimpinan pusat mengatakan industri benih negara merupakan mata rantai yang lemah dalam rantai makanan, dan perlu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan lebih baik untuk mencapai perubahan haluan.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif