Washington: Financial Times melaporkan permintaan impor dari Tiongkok yang meningkat, serta kenaikan harga pangan global telah memicu pemulihan pertanian AS yang terpukul keras oleh perang dagang AS dengan Tiongkok.
"Perang dagang akibat mantan Presiden AS Donald Trump dengan Tiongkok membuat petani Amerika bergantung pada bantuan pemerintah untuk bertahan hidup. Tapi Tiongkok sekarang membalikkan nasib petani AS," ujar laporan tersebut, dilansir dari Xinhua, Kamis, 10 Juni 2021.
"Peningkatan permintaan dari Tiongkok ini, bersama dengan kendala pasokan jagung dan kedelai yang disebabkan oleh kekeringan di Brasil, telah mendorong lonjakan harga pangan global, memberikan dorongan lebih lanjut bagi petani Amerika," katanya.
Mengutip perkiraan Departemen Pertanian AS (USDA), laporan itu mengatakan Amerika Serikat diperkirakan akan mengekspor barang pertanian senilai USD37,2 miliar ke Tiongkok pada 2021. Ini menyumbang 23 persen dari total ekspor pertanian AS.
Dalam outlook untuk perdagangan pertanian AS yang diterbitkan Mei, USDA memperkirakan Tiongkok akan tetap menjadi pasar terbesar untuk ekspor pertanian AS pada tahun fiskal 2021, diikuti oleh Kanada dan Meksiko.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan