Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Harga Emas Dunia Berkilau

Antara • 30 November 2022 07:03
Chicago: Harga emas lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Emas berbalik menguat dari kerugian didukung oleh ekspektasi Federal Reserve kemungkinan akan memperlambat laju kenaikan suku bunga dalam upaya mengendalikan inflasi.
 
Melansir Antara, Rabu, 30 November 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD8,4 atau 0,48 persen menjadi USD1.763,7 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi sesi di USD1.773,4 dan terendah di USD1.752,9.
 
Emas berjangka teraktif tergelincir USD13,7 atau 0,78 persen menjadi USD1.740,3 pada Senin, 28 November 2022, setelah terangkat USD8,4 atau 0,48 persen menjadi USD1.754 pada Jumat, 26 November 2022, dan terdongkrak USD5,7 atau 0,33 persen menjadi USD1.745,6 pada Rabu, 23 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data ekonomi yang dirilis pada Selasa beragam. Indeks harga 20 kota AS CoreLogic Case-Shiller S&P turun 1,2 persen pada September, penurunan bulanan ketiga berturut-turut dan menyamai penurunan 1,3 persen yang diharapkan oleh para ekonom.
 
Baca juga: Luhut: Efisiensi Kunci Hadapi 2023 

The Conference Board melaporkan indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 100,2 pada November, dari 102,2 pada Oktober dan terendah sejak Juli.
 
Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan, Fed memiliki cara untuk mengatur kenaikan suku bunga, apakah terus menaikkannya dan menahannya hingga 2024 untuk memerangi inflasi. Dia juga menegaskan kembali pandangannya bahwa suku bunga perlu dinaikkan setidaknya satu persen menjadi antara 5,0 persen dan 5,25 persen.
 
Secara terpisah, Presiden Federal Reserve New York John Williams mengatakan bank sentral kemungkinan akan mulai memangkas suku bunga pada 2024, karena tekanan inflasi akhirnya mereda. Dia juga mengatakan bahwa biaya pinjaman perlu dinaikkan lebih lanjut untuk menurunkan inflasi.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 31,1 sen atau 1,47 persen menjadi USD21,436 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari meningkat USD9,3 atau 0,93 persen menjadi USD1.008,6 per ounce.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif