Menariknya, bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil namun punya potensi omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan.
Penasaran cara memulai usaha florist dari nol? Merangkum dari laman Kita Lulus, berikut lima langkah mudah dan praktis yang bisa kamu ikuti!
1. Kenali dulu target pasar
Langkah pertama sebelum merangkai bunga adalah mengenali siapa yang bakal jadi pelangganmu. Ingat, tidak setiap hari orang beli bunga.Biasanya, bunga dipesan untuk momen-momen tertentu seperti wisuda, lamaran, pernikahan, atau acara duka cita.
Kamu bisa menentukan target pasar seperti mahasiswa, kantor event organizer, atau pelanggan pribadi yang sering memesan untuk surprise party dan hadiah. Fokus pada segmen ini bisa bikin promosi jadi lebih efektif!
| Baca juga: Cuan dari Mie Gacoan! Segini Modal, Cara Daftar, dan Potensi Omzetnya |
2. Pilih lokasi usaha yang strategis
Meski bisa dimulai dari rumah, punya lokasi yang strategis akan sangat mendukung usaha florist. Pilih area dekat perkantoran, kampus, pinggir jalan utama, atau pusat perbelanjaan.Tapi kalau kamu ingin menghemat modal sewa tempat, usaha ini juga sangat cocok dijalankan secara online!
3. Temukan distributor bunga langsung ke petani
Untuk memastikan stok bunga selalu segar dan murah, usahakan ambil langsung dari petani bunga. Selain harga jauh lebih terjangkau, kamu juga bisa memilih kualitas terbaik dari tangan pertama.Kalau sudah cocok dengan satu pemasok, jalin kerja sama jangka panjang agar bisa dapat harga spesial dan prioritas pengiriman.
4. Siapkan jasa pengiriman sendiri
Konsumen florist zaman sekarang lebih suka tinggal pesan dan langsung dikirim. Apalagi untuk karangan bunga yang besar dan berat, mereka pasti malas ambil sendiri.Maka dari itu, penting banget buat menyiapkan sistem delivery, baik kerja sama dengan ojek online atau kurir pribadi. Ini bisa jadi nilai tambah yang bikin toko bunga kamu unggul dibanding kompetitor.
| Baca juga: Peluang Usaha Petshop Modal Rp20 Jutaan, Cuan Bisa Ratusan Juta |
5. Maksimalkan promosi lewat medsos
Gunakan sosial media sebagai media promosi yang efektif. Mulai dari Instagram, TikTok, hingga Facebook bisa jadi ladang promosi murah dan luas. Posting hasil karya kamu secara konsisten, beri caption menarik, dan sesekali adakan giveaway atau diskon spesial.Kalau punya dana lebih, pasang iklan atau kerja sama dengan influencer bisa jadi strategi yang powerful!
Modal usaha florist
Banyak yang mengira bisnis florist butuh modal besar. Nyatanya, kamu bisa mulai usaha toko bunga dengan biaya sekitar Rp1.965.000. Berikut rinciannya:- Bunga segar berbagai jenis: Rp300 ribu
- Kayu dan batang besi untuk rangkaian: Rp365 ribu
- Lem tembak, jarum pentul, gabus, ATK, kain, paku, pita, dll: Rp800 ribu
- Biaya lainnya (kemasan, dekorasi, dan perlengkapan tambahan): Rp500 ribu
Catatan ya, biaya ini belum termasuk sewa tempat dan gaji pegawai. Tapi cocok banget buat kamu yang mau mulai dari rumah!
Inspirasi buket bunga kekinian
Buket sekarang nggak melulu soal bunga segar. Kamu juga bisa eksplorasi konsep buket yang lebih kreatif dan kekinian, seperti:- Buket uang: mulai dari Rp150 ribu hingga Rp2 juta
- Buket snack: Rp50 ribu-Rp150 ribu
- Buket boneka: mulai Rp35 ribu
- Buket bunga imitasi: mulai Rp45 ribu
Semakin unik dan sesuai permintaan pasar, peluang keuntunganmu pun makin besar!
| Baca juga: Modal Cuma Rp200 Ribuan, Begini Cara Jualan Jus Buah dari Rumah |
Estimasi omzet
Katakanlah kamu bisa menjual berbagai jenis buket dengan omzet harian Rp5 juta, maka dalam sebulan kamu bisa mengantongi:Rp5.000.000 x 30 hari = Rp150.000.000
Jika angka ini stabil, kamu berpeluang mengantongi omzet tahunan hingga Rp1,8 miliar! Tentu saja, ini tergantung dari kreativitas, promosi, dan layanan pelanggan yang kamu berikan.
Bisnis florist bukan cuma soal bunga, tapi juga kreativitas dan pelayanan.
Dengan modal minim, kamu bisa mulai usaha yang punya peluang untung besar sekarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id