Ilustrasi (MI/ARYA MANGGALA)
Ilustrasi (MI/ARYA MANGGALA)

Ketahanan Energi Tak Hanya Dilihat dari Stok BBM

Ekonomi stok bbm ketahanan energi
Suci Sedya Utami • 17 Januari 2019 07:47
Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) angkat bicara mengenai pernyataan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 mengenai kondisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia yang hanya memiliki ketahanan 20 hari.
 
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menegaskan bahwa ketahanan energi jangan hanya dilihat dari stok BBM. Menurutnya kondisi ketahanan energi juga harus dilihat dari minyak mentah (crude). Ia menganggap cadangan minyak mentah yang dimiliki Indonesia masih dalam kategori mencukupi.
 
"Ketahanan 20 hari itu kan cadangan BBM yang tersimpan. Tetapi ada juga minyak kan yang diproduksi secara rutin," kata Dwi, di Kantor SKK Migas, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, produksi minyak mentah Indonesia sebesar 775 ribu barel per hari dan masih berkelanjutan. Namun, mantan Dirut Pertamina ini tidak menampik melihat adanya potensi produksi berhenti mendadak dan tidak menghasilkan minyak dikarenakan pemerintah terus berupaya mencari lapangan dan cadangan minyak yang baru.
 
"Jadi saya kira tidak bisa melihat kekuatan suplai energi kita hanya dari BBM yang ada di kita saja," pungkas Dwi.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif