Penyelesaian Transaksi Akuisisi Pertagas Molor Lagi

Suci Sedya Utami 29 November 2018 20:09 WIB
perusahaan gas negara (pgn)pertagas
Penyelesaian Transaksi Akuisisi Pertagas Molor Lagi
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN memastikan penyelesaian transaksi akuisisi PT Pertagas (Persero), anak usaha PT Pertamina (Persero), pada Desember 2018. Penyelesaian tersebut kembali molor dari target sebelumnya.

Awalnya PGN menjanjikan untuk menyelesaikan transaksi pada September. Namun karena masih proses valuasi, mundur ke November.

"Masih on schedule. Desember," kata Direktur Utama PGN Gigih Prakoso di Hotel Raffles, Jakarta Pusat, Kamis, 29 November 2018.

Mantan Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina ini mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan valuasi dan due diligence atau uji ketuntasan terhadap akuisisi tersebut.

Sementara itu Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina Heru Setiawan mengatakan valuasi tersebut termasuk penambahan empat aset Pertagas yang akan dimiliki PGN. Awalnya aset yang ikut dalam akuisisi tersebut hanya Pertagas Niaga.

"Iya nantinya seluruh aset Pertagas akan pindah ," tutur Heru.

Heru bilang hal ini sesuai dengan strategi awal yang mana akan ada sub-holding gas sehingga seluruh aktivitas value chain gas mereka akan masuk ke sub-holding tersebut.

Namun tidak dijelaskan apakah porsi saham untuk PGN dalam akuisisi Pertagas akan tetap 51 persen atau meningkat karena aset yang bertambah.

Adapun untuk memiliki 51 persen saham Pertagas, PGN mesti menyiapkan dana sebesar Rp16,6 triliun dengan kesepakatan awal PGN memiliki satu anak usaha Pertagas. Sementara empat anak usaha lainnya tidak masuk dalam kesepakatan.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id