Menko Perekonomian Minta Pertamina Optimalkan B20

Nia Deviyana 28 November 2018 12:32 WIB
pertaminabiofuel
Menko Perekonomian Minta Pertamina Optimalkan B20
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Kautsar Widya)
Jakarta: PT Pertamina (Persero) diminta untuk mengoptimalkan program biodiesel 20 persen (B20). Perusahaan pelat merah ini dinilai masih setengah hati dalam menjalankan upaya pemerintah untuk menekan penggunaan energi fosil.

"Saya maunya Pertamina jadi leader. Sampai sekarang belum optimal," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai memberi sambutan di Pertamina Energy Forum 2018, di Raffles Hotel, Jakarta, Rabu, 28 November 2018.

Darmin bercerita Pertamina sempat membuat pencampuran titik solar dengan fatty acid methyl ester (FAME) terlalu banyak. "Ada hampir 100 barangkali, akibatnya perlu kapal banyak. Perusahaan pengirim FAME butuh kapal. Anda tahu kapal begitu butuh sertifikat Pertamina," kata dia.

Menko pun meminta Pertamina menurunkan titik pencampuran menjadi 11, namun Pertamina menawar di angka 24. "Tapi tahun depan mereka setuju 11," kata dia.

Senada dengan Darmin, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga sempat mengakui pelaksanaan kebijakan B20 belum sesuai yang diharapkan.

Dirjen EBTKE Rida Mulyana mengatakan sebenarnya dari sisi pasokan atau produksi minyak nabati (fame) mencukupi. Namun kendalanya ada pada proses logistik atau distribusi dikarenakan ketersediaan kapal yang kurang memadai.

"Mengangkut fame itu tidak sembarang kapal ternyata. Pertamina mengeluarkan persyaratan kapal harus begini-begini sebelum nantinya fame tersebut masuk ke kilang Pertamina," kata Rida, beberapa waktu lalu.

Selain kapal, kesiapan fasilitas pencampuran (blending facility) serta tanki penyimpanan juga menjadi penghambat kelancaran program B20. Oleh karenanya untuk memaksimalkan pengiriman fame ke Pertamina maka diputuskan untuk mengurangi titik penyaluran terminal bahan bakar minyak (TBBM).

Pada Pertamina Energy Forum, Darmin juga meminta Pertamina untuk segera mewujudkan kilang petrokimia guna menekan defisit transaksi berjalan.

"Saya cuma minta dua itu saja (B20 dan kilang petrokimia)," pungkasnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id