Newmont. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi.
Newmont. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi.

Energy Watch Waspadai Akuisisi Arifin ke Newmont

Arif Wicaksono • 01 Desember 2015 15:12
medcom.id, Jakarta: PT Newmont Nusa Tenggara memerlukan bemper di pemerintahan. Masuknya Arifin Panigoro yang membeli 76% saham bisa memenuhi kebutuhan itu.
 
Energy Watch mencurigai masuknya Arifin Panigoro untuk menjadi bemper PT Newmont Nusa Tenggara. Menurut Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia Ferdinand Hutahaean, panigoro merupakan pendukung Jokowi dalam Pilpres 2014.
 
"Posisi ini yang membuat AP membeli Newmont. Kami mewaspadai proses ini," kata  Ferdinand Hutahaean kepada Metrotvnews,com, di Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Hutahean mengatakan, keberadaan AP dibutuhkan untuk mempermudah kegiatan bisnis Newmont. Dia mengatakan, sinyal masuknya AP sudah tampak dengan kelonggaran ekspor konsentrat Newmont pada 19 November oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said.
 
"Mungkin saja mereka sudah deal, dan Newmont mendapatkan kelonggaran," ujar dia.
 
Dari sisi bisnis, Hutahean juga melihat ada kesempatan besar bagi AP masuk ke Newmont. Karena bisnis di sektor migas sedang turun. AP mencari pendapatan di sektor lain yang bisa menopang kinerja perusahaan.
 
"Karena Newmont cukup menjanjikan," kata Hutahean
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan