Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Pemerintah Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman Jelang Ramadan

Ekonomi stok bbm Ramadan 2019
Eko Nordiansyah • 25 April 2019 18:23
Jakarta: Pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji aman menjelang bulan Ramadan. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebut stok untuk seluruh jenis BBM masih cukup paling tidak untuk 20 hari ke depan.
 
"Secara keseluruhan, kesiapan sektor ESDM aman dan terkendali. Mulai dari stok BBM Pertamina dan badan usaha lain, stok elpiji, maupun kondisi kelistrikan," kata Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2019.
 
Saat ini premium memiliki ketahanan stok hingga 27 hari, pertalite 21 hari, pertamax 20 hari, pertamax turbo 38 hari, solar/bio 24 hari, Pertamina dex 47 hari, avtur 28 hari. Sementara stok elpiji masih normal yaitu sebanyak 363 ribu metric ton (MT) untuk kebutuhan 18 hari.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BPH Migas juga telah menyiapkan Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk 2019 ini. Posko nasional tersebut yang akan berkoordinasi dengan stakeholders bidang Energi dan berkomunikasi dengan petugas lapangan dan badan usaha.
 
"Tidak hanya itu, Posko nasional ini lah yang akan memonitoring lapangan, baik sebelum maupun sesudah Idulfitri 2019, di wilayah rawan kemacetan, wilayah rawan pasokan, Monitoring Obvitnas dan wilayah rawan bencana, serta monitoring berita dari berbagai sumber yang kredibel," jelas dia.
 
Sementara itu, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan pihaknya akan menambah sarana dan prasarana guna menghadapi Ramadan dan Idulfitri. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan barang ketika permintaannya sedang tinggi.
 
Kementerian ESDM akan menambah kantong BBM berupa truk yang stand by sebanyak 115, truk mobil dispenser sebanyak 26, motor pembawa bensin kemasam 200 sepada motor, Serambi Pertamax di 15 titik lokasi, kios-kios di 15 lokasi, serta mini SPBU sebanyak 36 unit.
 
"Kami mengimbau masyarakat yang mau mudik agar isi kendaraannya secara full di setiap ketemu SPBU. Jadi jangan tunggu habis. Jadi setiap ketemu SPBU tangkinya kurang seperempat langsung isi," ungkapnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif