Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kiri) bersama Direktur Utama PHE Meidawati (kanan). (FOTO: dok PHE)
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kiri) bersama Direktur Utama PHE Meidawati (kanan). (FOTO: dok PHE)

Pertamina Hulu Energi Cetak Laba Bersih 2018 Rp6,8 Triliun

Ekonomi pertamina hulu energi
Suci Sedya Utami • 09 Mei 2019 12:26
Jakarta: PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan laba bersih di 2018 sebesar USD477 juta atau setara Rp6,8 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan laba tahun sebelumnya yang hanya USD250,88 juta.
 
Anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor hulu minyak dan gas (migas) ini juga mencatatkan realisasi EBITDA margin sebesar 65 persen atau 120 persen dari rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) revisi.
 
"Kami bersyukur karena peningkatan kinerja keuangan mencapai 146 persen di atas target yang ditetapkan yaitu sebesar USD326 juta. Saya sangat mengapresiasi banyak pihak atas pencapaian positif ini," kata Direktur Utama PHE Meidawati dalam keterangan resminya, Kamis, 9 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain kinerja positif keuangan, PHE juga mencatatkan peningkatan total produksi minyak dan gas di 2018 sebesar 75.191 juta barel setara minyak (millions barel of oil equivalent/MMBOE), lebih tinggi dari dari realisasi 2017 sebesar 70.874 MMBOE. Kontributor utama produksi migas PHE adalah dari PHE ONWJ, PHE NSO, PHE NSB, PHE WMO dan PHE OSES yang baru bergabung September 2018 lalu.
 
Di sepanjang 2018, PHE melakukan pengeboran eksplorasi sebanyak lima sumur dan menghasilkan temuan sumber daya 2C sebesar 212 MMBOE, meningkat 11 persen dari tahun sebelumnya.
 
Sedangkan pengeboran development sebanyak 17 sumur yang menghasilkan tambahan cadangan P1 sebesar 119 MMBOE, meningkat 67 persen dari 2017.
 
Meidawati menjelaskan strategi untuk mencapai rencana kerja 2019 antara lain adalah fokus melakukan kegiatan eksplorasi, work over dan well service, dengan tetap mengutamakan aspek Health Safety Security Environment (HSSE).
 
"Kami memiliki banyak aging facilities, selain itu kami pun harus berusaha menahan laju natural decline yang kesemuanya membutuhkan upaya khusus. Beberapa lapangan pengembangan kami percepat pengerjaannya untuk mengejar target 2019. Selain itu kami akan mempercepat realisasi eksplorasi untuk mendapatkan cadangan pasti," tutur dia.
 
Fungsi Quality Health Safety Security dan Environment (QHSSE) juga menjadi perhatian serius manajemen PHE di mana Zero Fatality dalam lingkup kerja sangat diharapkan. PHE mencatatkan 32,1 juta jam kerja selamat.
 
Selain kinerja operasional, anak perusahaan PHE juga berhasil mendapatkan predikat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia sebanyak dua predikat emas, tiga predikat hijau, dan tujuh predikat biru.
 
Selain itu untuk pengelolaan lingkungan, PHE di tingkat internasional PHE meraih peringkat pertama penghargaan Asean Energy Award 2018, di 36th Asean Minister of Energy Meeting (AMEM) Singapore, dan meraih penghargaan kategori CSR Leadership pada 10th Annual Global CSR Award.
 
Meidawati menambahkan seluruh capaian kinerja positif ini tidak lepas dari upaya seluruh pekerja dan perusahaan meningkatkan produktivitas, efisiensi dan inovasi berkelanjutan dalam menjalankan operasi.
 

(AHL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif