Pertamina. Foto : MI/Rommy Pujianto.
Pertamina. Foto : MI/Rommy Pujianto.

Penurunan Harga Pertamax Hambat Laju Inflasi

Ekonomi inflasi pertamax
Husen Miftahudin • 02 Maret 2020 16:30
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran transportasi menjadi penghambat laju inflasi terbesar pada Februari 2020. Kelompok pengeluaran ini mengalami deflasi 0,32 persen dan mengurangi tingkat laju inflasi Februari sebesar 0,04 persen.
 
Deputi Bidang Statistuk Distriubusi dan Jasa Yunita Rusanti mengatakan deflasi kelompok ini terjadi akibat penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo mengalami penyesuaian harga.
 
"Ini karena penurunan harga bensin Pertamax oktan 92 dan Pertamax Turbo. Andilnya untuk bensin minus 0,03 persen memberikan andil deflasi," ujar Yunita dalam konferensi pers di kantor pusat BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Senin, 2 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain penurunan harga BBM non subsidi, tarif angkutan udara juga menyumbang deflasi. Tarif angkutan udara yang turun memberikan andil deflasi terhadap kelompok pengeluaran transportasi sebesar 0,03 persen.
 
Tak ayal, sebutnya, kondisi ini membuat kompenen harga yang diatur pemerintah deflasi sebanyak 0,11 persen di Februari 2020. Juga, memberikan andil sebesar 0,02 persen.
 
Adapun komponen harga bergejolak mengalami inflasi 1,27 persen dengan andil 0,21 persen. Ini lantaran tingginya tingkat inflasi pada subkomponen bahan makanan sebesar 1,17 persen dan memberikan andil 0,21 persen.
 
"Untuk subkomponen energi memberikan inflasi minus 0,24 persen dan andil minus 0,2 persen. Antara lain itu karena pengaruh dari penurunan harga bensin dan kenaikan bahan bakar rumah tangga yang naik 0,01 persen," pungkas Yunita.
 
Harga BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian harga pada 1 Februari 2020 kemarin. Harga BBM jenis pertamax turun dari sebelumnya Rp9.200 per liter menjadi Rp9.000 per liter.
 
Selain DKI Jakarta, harga pertamax sebesar Rp9.000 per liter juga berlaku di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, Bali, NTB, dan NTT.
 
Sedangkan penyesuaian harga pertamax menjadi Rp9.200 per liter terjadi di Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Kalimantan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
 
Untuk Provinsi Riau, Kepulauan Riau, dan Batam harga BBM jenis pertamax menjadi Rp9.400 per liter. Kemudian wilayah DKI Jakarta, pertamax turbo juga mengalami penyesuaian dari harga semula Rp9.900 menjadi Rp9.850 per liter.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif