"Barang ada tapi belum bisa kita jual, karena print-nya masih premium jadi belum bisa dijual. Masyarakat pun belum bisa merasakan pakai pertalite," kata penjaga SPBU 34-12706 Purnomo S, ditemui di daerah Mampang Prapatan Raya, Jakarta, Jumat (24/7/2015).
Menurut dia, BBM jenis pertalite sudah dipasok semenjak kemarin malam. Setidaknya ada sebanyak 17 ribu liter yang telah disediakan. Ketersediaan ini dilakukan agar masyarakat bisa merasakan manfaat pertalite, bahan bakar yang memiliki oktan di atas premium tapi di bawah pertamax ini.
Sementara itu, Pengawas SPBU 34-12706 Eko menjelaskan, operasional pertalite akan berjalan lancar bila ketersediaan infrastruktur untuk BBM jenis pertalte tersedia dengan baik. Namun, disayangkan karena pertalite belum bisa dijual karena ada kesalahan teknis. Padahal, dirinya berharap agar pertalite bisa dijual di pasaran.
"Pasokannya sudah ada, tapi belum jual. Tergantung print-nya. Kebanyakan kalau minta print kebanyakan premium jadi belum bisa dijual. Kita tunggu vendor saja yang menyediakan infrastruktur bahan bakar pertalite ini," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News