Ilustrasi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)
Ilustrasi (MI/IMMANUEL ANTONIUS)

Pertamina Sanggup Garap Kilang Minyak Cilacap Tanpa Arab Saudi

Ekonomi pertamina kilang cilacap
Desi Angriani • 25 April 2019 07:15
Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan kesanggupannya untuk membangun kilang minyak Cilacap secara mandiri. Sebab perjanjian pembentukan perusahaan patungan (Joint Venture) dengan perusahaan migas nasional Arab Saudi, Saudi Aramco masih terganjal perhitungan nial aset.
 
"Intinya Pertamina tetap komit melakukan kilang Cilacap ini ada atau tidak ada partner. Kita akan jalankan sesuai time line," kata Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero) Ignatius Tallulembang dalam media workshop di Kantor Pusat PT Pertamina, Jakarta, Rabu, 24 April 2019.
 
Menurutnya, perjanjian kedua perusahaan migas ini terkendala pada nilai valuasi dari kilang minyak Cilacap. Semestinya negosiasi rampung pada akhir tahun lalu namun kembali diperpanjang selama enam bulan ke depan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika Saudi Aramco masih tidak puas dengan perhitungan nilai aset kilang Cilacap dari konsultan asing maka Pertamina pun siap berjalan sendiri agar proyek tersebut berjalan sesuai target.
 
"Mereka bisa memahami ada perbedaan kalau tidak bisa lanjut jangan dipaksa. Para pihak mencoba melakukan negosiasi sampai Juni. Intinya Pertamina tetap komit melakukan kilang Cilacap ini ada atau tidak ada partner," terangnya.
 
Di sisi lain, Pertamina sudah menawarkan insentif pajak, pengadaan lahan, dan pemisahan unit usaha kepada perusahaan migas nasional Arab Saudi tersebut. Namun, hasil perhitungan aset yang akan ditransfer ke perusahaan joint venture ini belum mampu memuaskan mereka.
 
"Dari tiga itu, semuanya sudah dipenuhi. Tinggal satu yaitu belum ada kesepakatan valuasi aset, nilai kilang eksisting itu berapa yang akan ditransfer. Itu yang tidak ketemu sampai sekarang," pungkas dia.
 
Adapun progres proyek RDMP Cilapap antara lain perolehan sejumlah izin seperti penetapan lokasi, amdal, RTRW, dan relokasi fasilitas publik, pembebasan lahan, studi BED, memperoleh konfirmasi pendahuluan tax holiday, dan perolehan izin prinsip spin off aset unit kilang Cilacap dari Menteri BUMN.
 
Target ke depan ialah penyelesaian kesepakatan valuasi aset dengan mitra Saudi Aramco, pelaksanaan pekerjaan awal seperti pengembangan lokasi, rute ulang jalan, dan fasilitas umum, serta penyelesaian engineering proyek.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif