Pertamina EP Siap Operasikan SPG Paku Gajah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
medcom.id, Jakarta: PT Pertamina EP Asset 2 siap untuk segera mengoperasikan Stasiun Pengumpul Gas (SPG) lapangan Paku Gajah dan Kuang yang merupakan bagian dari Proyek Pengembangan Paku Gajah (PGDP) di Muara Enim dan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

"Status saat ini PGDP serahterima fasilitas produksi SPG Pakugajah berkapasitas 45 MMSCFD dan SPG Kuang dengan kapasitas 25 MMSCFD ke Pertamina EP Asset 2," kata Direktur Utama Pertamina EP Nanang Abdul Manaf, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Senin 31 Juli 2017.

Proyek Paku Gajah saat ini menggunakan fasilitas produksi Early Production Facility (EPF) sewa lengkap, mulai dari memproduksi gas bumi dari sumur-sumur eksplorasi maupun sumur pengembangan yang telah dibor sejak 2010.


Beberapa pengeboran sumur pengembangan dilakukan sejak 2010 melalui tahapan put on production dan pada 2013 dilanjutkan dengan pengeboran pengembangan melalui tahap rencana pengembangan (POD) yang telah disetujui SKK Migas.

Selain SPG Paku Gajah dan Muang, proyek pengembangan Paku Gajah nantinya memiliki jalur pipa trucline 12 inci sepanjang 23 km dari SPG Paku Gajah ke CO2 removal eksisting SPG Merbau. Gas yang dihasilkan dari SPG Paku Gajah dan SPG Kuang akan disalurkan ke konsumen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) maupun konsumen gas lainnya di Sumatera Selatan.

Menurut Nanang, proyek pengembangan Paku Gajah dibentuk untuk mempercepat monetisasi aset sehingga mendapatkan potensi eksplorasi di struktur Pagardewa, Karangdewa, Prabumenang, Tasim, Pemaat, Kuang Selatan, Lavatera, Piretrium, sehingga dapat diproduksi secara ekonomis.

"Proyek ini merupakan integrasi dari fasilitas produksi yang telah ada, yaitu Metering Pagardewa, SPG Merbau, EPF Sewa, SP Kuang Eksisting dan SP PGN," ungkap Abdul Manaf.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360