Menteri ESDM Ignasius Jonan. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)
Menteri ESDM Ignasius Jonan. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Pertamina akan Ekspor LNG ke Pakistan

Ekonomi pertamina lng
Annisa ayu artanti • 30 Januari 2018 10:40
Jakarta: Pemerintah Indonesia menyetujui penjualan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) ke negara kawasan di Asia Selatan, salah satunya Pakistan.
 
Kepastian kerja sama sektor energi dengan Pakistan ditandai dengan penandatanganan Inter Government Agreement (IGA) antara Menteri ESDM Ignasius Jonan dengan Menteri Negara Divisi Perminyakan Pakistan Jam Kamal Khan, yang disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di sela kunjungan kerjanya ke Islamabad, Pakistan, Sabtu, 27 Januari 2018.
 
Pada saat itu, Jonan menyampaikan perjanjian antarpemerintah dimaksud akan menjadi payung kerja sama Business to Business antara Indonesia dan Pakistan. Pakistan akan menerima pasokan LNG dari Indonesia sekitar 1 juta sampai 1,5 juta ton per tahun (Million Ton Per Annum/MTPA).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proses ekspor LNG dari Indonesia akan digarap oleh PT Pertamina (Persero) dan Pakistan LNG Limited (PLL). Kerja sama itu akan berlangsung selama 10 tahun dan dapat diperpanjang selama lima tahun.
 
"Ekspor LNG ke Pakistan sebesar 1,5 MTPA selama 10 tahun, dapat diperpanjang lima tahun berikutnya," ujar Jonan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Januari 2018.
 
Sementara itu, pihak PLL menyampaikan potensi kerjasama lainnya yang bisa terjalin adalah kesempatan Pertamina untuk melakukan pengadaan FSRU yang ke-3 di Pakistan. Pertamina juga berkesempatan untuk menjadi operator FSRU tersebut. Pertamina akan mempelajari kemungkinan pengadaan FSRU untuk Pakistan.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kedua negara dapat saling bertukar pengalaman dalam pemanfaatan energi yang ramah lingkungan.
 
"Indonesia juga mengharapkan penguatan kerja sama energi di masa mendatang seperti kemungkinan investasi perusahaan Indonesia untuk pembangunan fasilitas regasifikasi LNG dan saling berbagi pengalaman dan keahlian dalam pemanfaatan energi yang ramah lingkungan," kata Jokowi.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif