Tambang Newmont di Sumbawa Barat, NTB -- ANTARA FOTO/Ahmad
Tambang Newmont di Sumbawa Barat, NTB -- ANTARA FOTO/Ahmad

Karyawan Resah, Izin Ekspor Konsentrat Newmont Berakhir Maret 2015

Moeis Damhoedji • 29 Januari 2015 10:25
medcom.id, Sumbawa Barat: Izin ekspor konsentrat PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) akan berakhir pada Maret 2015. Sejauh ini belum ada tanda kepastian izin tersebut diperpanjang. Namun demikian, pemerintah daerah, dalam hal ini Kabupaten Sumbawa Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakin jika izin ekspor tersebut akan diperpanjang.
 
Kegalauan karyawan dan subkontraktor Newmont Nusa Tenggara yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi NTB belum terobati setelah berbulan-bulan dirumahkan, karena pemerintah mencabut izin ekspor konsentrat. Namun, akhir 2014 pemerintah kembali memberikan izin ekspor konsentrat bagi perusahaan tambang tersebut.
 
Hanya saja, pemberian izin berlaku hingga Maret 2015 dan belum ada kepastian terbitnya perpanjangan izin baru dari pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM. Kondisi tersebut rupanya menjadikan para karyawan resah. Namun pemerintah daerah setempat merasa yakin bahwa pemerintah pusat akan menerbitkan izin baru untuk kelanjutan ekspor konsentrat bagi PT Newmont.

Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin, mengatakan bahwa izin ekspor konsentrat akan diperpanjang pada April 2015. Hal tersebut sedang dibicarakan karena Newmont dipandang bersungguh-sungguh akan membangun smelter. Meski dengan cara bekerja sama dengan pihak ketiga atau dalam bentuk konsorsium dengan perusahaan smelter, yang terpenting smelter tetap akan dibangun.
 
"Newmont juga telah memperlihatkan kesungguhannya dengan menyetor dana jaminan kesungguhan senilai USD200 juta. Pemda juga berkomitmen agar perusahaan tetap beroperasi," ungkap Amin, di Sumbawa Barat, NTB, Kamis (29/1/2015).
 
Jika perusahaan tersebut stagnan, dia meyakini akan terlalu besar risiko yang diterima pemerintah dan masyarakat. Sebagaimana yang telah dialami sebelumnya, risiko terbesar berupa kontribusi bagi daerah dan tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya di tambang.
 
Selain itu, pemerintah daerah juga tidak ingin investasi sebesar itu harus berhenti, sementara semua investasi yang sudah ada harus dijaga.
 
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Mala Rahman, mengungkapkan pemerintah daerahnya juga saat ini sedang berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait dengan perpanjangan izin ekspor konsentrat Newmont.
 
Diakui Mala, bahwa ada kekhawatiran di kalangan karyawan Newmont, sehingga melalui dinas terkait telah mengomunikasikan hal tersebut ke pemerintah pusat.
 
"Intinya ada jaminan bahwa izin ekspor konsentrat akan diperpanjang, sehingga ekspor akan tetap dilakukan," jelas Mala.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan