Keputusan Nasib Pertagas-PGN Diputuskan Akhir Maret

Annisa ayu artanti 14 Maret 2018 20:53 WIB
pertagas
Keputusan Nasib Pertagas-PGN Diputuskan Akhir Maret
BUMN ANT /Wahyu Putro.
Jakarta: Nasib anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Gas dan PT Perusahan Gas Negara Tbk (Persero) akan diputuskan pada akhir Maret mendatang setelah terbentuknya holding BUMN migas.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Usaha Tambang, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno karena setelah holding migas terbentuk yang pertama kali dilakukan adalah mengintegrasikan dua perusahaan tersebut.Mengenai keputusan apakah kedua perusahaan gas itu akan digabungkan, dimerger, atau dilebur keputusannya akan ditentukan pada akhir Maret.

"Aku kan janjinya akhir Maret. Sekarang akan ada integrasi Pertagas dan PGN, itu akhir maret," kata Fajar di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Maret 2018.

Direktur SDM Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan, ketika PGN masuk ke Pertamina pekerjaan yang akan didahulukan adalah integrasi di subholding gas antara PGN dan Pertagas. PGN dan Pertagas akan melakukan integrasi di sisi operasi, niaga, dan investasi.

"Integrasi pertama adalah integrasi operasi, integrasi niaga sama integrasi investasi. Yang penting kan itu. Kita harus kaji dulu dari semua sisi," kata Nicke.

Nicke menuturkan, integrasi itu dilakukan untuk memaksimalkan aset yang ada, seperti proyek dan investasi. Tujuan holding menginginkan tidak ada proyek dan investasi yang tumpang tindih.

"Kalau misalnya mau khusus untuk project, itu barengan, jangan head to head. Mau investasi, coba dilihat, jangan ada yg investasinya sama. Begitu. Supaya lebih optimal kan asetnya," imbuh Nicke.

Nicke tidak membeberkan mengenai skema integrasi apa yang akan dilakukan oleh dua perusahaan gas itu. Ia hanya menegaskan, ketika PGN masuk ke dalam Pertamina harus sudah bisa berintegrasi dengan Pertagas. Dia tidak menyebut apakah akan digabung atau dileburkan.

"Tapi yang penting sekarang, sebelum itu terjadi pun secara formalnya, ketika PGN masuk, ya sudah harus bersama-sama dengan Pertagas, dan mulai integrasi niaga, integrasi operasi, integrasi investasi. Begitu saja," pungkas dia.



 



(SAW)