PT. Newmont Nusa Tenggara (NTT).. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi.
PT. Newmont Nusa Tenggara (NTT).. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi.

Wagub NTB Setuju Penjualan Saham Newmont

21 Mei 2016 07:28
medcom.id, Mataram: Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin menyetujui rencana penjualan enam persen saham PT Newmont Nusa Tenggara milik pemerintah daerah.
 
"Ini momentum yang paling bagus bagi tiga daerah untuk melepas saham di PT Newmont Nusa Tenggara (NNT)," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (21/5/2016).
 
Ia menuturkan, penjualan saham Newmont adalah pilihan terbaik. Terlebih, saat ini nilai saham perusahaan asal Amerika Serikat itu terus menurun.

"Berdasarkan kalkulasi dan setelah melalui penghitungan yang matang, inilah saat yang tepat untuk menjualnya, karena kalau tidak sekarang kita khawatir nilai saham ini terus akan merosot," ujarnya.
 
Amin menjelaskan, para pemegang saham yakni Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sudah bersepakat untuk menjual seluruh saham tersebut.
 
Bahkan, tidak lama lagi, rencana penjualan saham itu akan disampaikan ke DPRD NTB untuk segera mendapatkan persetujuan.
 
"Jadi pemerintah daerah sudah bersepakat untuk menjual. Tinggal sekarang kita meminta rekomendasi DPRD," katanya.
 
Menurut Amin, ketiga pemerintah daerah juga sependapat hasil dari penjualan enam persen saham milik pemerintah daerah yang ada di PT Daerah Maju Bersaing (PT DMB) dialihkan untuk ke arah yang lebih produktif. Salah satunya menambah modal di Bank NTB dan BPR.
 
"Justru kita setuju, hasil penjualan saham Newmont bisa dialihkan untuk mencukupi modal di beberapa BUMD, seperti Bank NTB dan BPR. Karena setiap tahun kita bisa menerima deviden," tandasnya.
 
Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi juga menilai opsi menjual enam persen saham milik daerah di PT NNT adalah pilihan terbaik seiring terus merosotnya harga saham perusahaan itu.
 
"Kami khawatir makin lama saham ini kita tidak jual, maka nilainya akan terus jatuh. Sehingga menjual saham di saat posisi turun adalah yang terbaik," ucap Mori Hanafi.
 
Karena lanjut Mori, saat proses divestasi awal, nilai saham Newmont sangat tinggi mencapai USD 867 juta, namun saat ini harganya hanya mencapai USD 528 juta sehingga terjadi penurunan mencapai 300 juta dolar lebih.
 
Karena itu, menyikapi penurunan harga saham, DPRD NTB mendorong agar ketiga daerah Provinsi NTB, Sumbawa dan Sumbawa Barat melalui PT DMB dijual. Kalau pun terjual hasilnya bisa dialihkan untuk menambah modal Bank NTB dan BPR.
 

"Kalau 30 persen saja dividen kita terima setiap tahun dari modal yang kita tanamkan sudah berapa kita dapat di Bank NTB dan BPR yang sahamnya di miliki daerah," katanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan