General Manager PLN UIWRKR M Irwansyah Putra. Foto: Husen Miftahudin
General Manager PLN UIWRKR M Irwansyah Putra. Foto: Husen Miftahudin

PLN Gesit Menerangi Pulau Terdepan & Terluar Natuna

Ekonomi pln
Husen Miftahudin • 24 Oktober 2019 20:23
Batam: PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) memperluas penerangan di pulau-pulau terdepan dan terluar yang ada di wilayah Kaupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Teranyar, perusahaan pelat merah itu telah menyelesaikan penambahan infrastruktur kelistrikan di 10 pulau terdepan dan terluar Kabupaten Natuna.
 
General Manager PLN UIWRKR M Irwansyah Putra mengatakan percepatan pembangunan infrasruktur kelistrikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah perbatasan Indonesia. Upaya ini sejalan dengan proyek ambisius Presiden Joko Widodo dalam menerangi seluruh wilayah Indonesia melalui pembangunan mega proyek kelistrikan 35 ribu MW.
 
"Ini menunjukkan bentuk komitmen PLN dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia hingga daerah 3 T, terluar, terdepan, dan tertinggal," ujar Irwansyah dalam Media Visit PLN di Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 24 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun 10 pulau terdepan dan terluar Kabupaten Natuna yang baru saja diterangi PLN UIWRKR ialah Pulau Subi, Pulau Laut, Pulau Sabang Mawang, Pulau Tanjung Kumbik, Pulau Sededap, Pulau Panjang, Pulau Kerdau, Pulau Batu Berian, Pulau Seluan, dan Pulau Selaut.
 
Di pulau-pulau tersebut, PLN sekaligus melistriki 32 desa. Dengan demikian, PLN UIWRKR telah berhasil menerangi seluruh desa yang ada di Kabupaten Natuna.
 
"Dari 76 desa yang ada di Natuna, saat ini seluruh desa tersebut sudah terlistriki. Artinya, rasio desa berlistrik sudah 100 persen," ungkapnya.
 
PLN gesit menerangi seluruh wilayah Kabupaten Natuna. Pada 2014 lalu hanya empat pulau di Kabupaten Natuna yang terlistriki. Di tahun itu, baru 44 desa yang berlistrik dengan rasio elektrifikasi sebesar 63 persen.
 
Apalagi, topografi kepulauan membuat PLN harus bekerja lebih ekstra untuk menerangi seluruh wilayah Kabupaten Natuna. Namun, dalam empat tahun terakhir PLN UIWRKR berhasil mencapai 100 persen rasio elektrifikasi di Kabupaten Natuna.
 
"Berkat sinergitas antara PLN dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat, upaya untuk mewujudkan elektrifikasi di Kepulauan Riau sebagai perbatasan negara secara nyata dapat diwujudkan," jelas Irwansyah.
 
Sejak 2015, PLN UIWRKR menambah pasokan listrik bertenaga diesel sebesar 9.500 kilowatt di tiga lokasi. Ketiganya adalah Ranai sebesar 4.000 kilowatt, Pian Tengah 5.000 kilowatt, dan Klarik sebesar 500 kilowatt.
 
"Selain menambah daya mampu pasok listrik, PLN juga berhasil menghubungkan ketiga pembangkit dalam satu sistem interkoneksi 20 kV Natuna dan menambahkan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) hingga menjadi 320 kms," pungkas Irwansyah.
 

(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif