Caption: PLTS Gili Trawangan Lombok - - Foto: Medcom/Ade Hapsari
Caption: PLTS Gili Trawangan Lombok - - Foto: Medcom/Ade Hapsari

PLTS Setrum Tiga Pulau Wisata di Lombok

Ekonomi pariwisata pln plts
Ade Hapsari Lestarini • 13 Februari 2020 18:34
Jakarta: PT PLN (Persero) memanfaatkan tenaga surya dalam menghasilkan listrik di kawasan pariwisata Lombok Tiga Gili yakni Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan. Hal ini dilakukan karena kawasan wisata tersebut membutuhkan pasokan listrik yang andal.
 
Masing-masing pulau memiliki satu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yaitu PLTS di Gili Air berkapasitas 160 kilowatt peak (kWp), PLTS Gili Meno sebesar 60 kWp, serta PLTS di Gili Trawangan sebesar 600 kWp.
 
"Total tiga pulau wisata ini ada 820 kWp. Ini langsung dialirkan ke ketiga pulau yang ada," ucap Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah, di Lombok, Kamis, 13 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dwi menuturkan ketiga pembangkit tersebut beroperasi dari pukul 07.00 hingga pukul 17.00. Menurut dia, pembangkit ini hanya beroperasi pada siang hari. "Setelah matahari tenggelam, pasokan listrik dialirkan melalui kabel bawah laut," tambahnya.
 
Kelistrikan Kawasan Tiga Gili dipasok dari sistem kelistrikan Lombok melalui kabel laut 20 kilo Volt (kV) sepanjang 18,8 kilometer sirkuit (kms).
 
Saat ini, urainya, kawasan tiga Gili memiliki beban puncak sebesar lima megawatt (mw). Dengan menggunakan kabel laut dari Pulau Lombok dan tiga PLTS, kawasan tersebut memiliki daya mampu listrik mencapai 36 mw.
 
"Tersedianya pasokan listrik diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pariwisata di kawasan Tiga Gili," katanya.
 
Kehadiran kabel laut ini juga membuat beban listrik di Kawasan Tiga Gili terus mengalami peningkatan. Pada 2014, beban listrik di Kawasan Tiga Gili baru mencapai dua mw, namun meningkat menjadi empat mw pada 2017. Pada akhir 2019, beban kembali meningkat menjadi lima mw.
 
Di sisi lain, salah satu pemandu wisata di Kawasan Tiga Gili, Sandy menambahkan bahwa sebagai kawasan wisata tentu dibutuhkan pemnangkit yang ramah lingkungan, sehingga tidak mengganggu aktivitas wisatawan.
 
"Kawasan wisata bagus seperti ini, listriknya tersedia, tapi tetap ramah lingkungan. Mungkin PLTS ini bisa saja dijadikan salah satu tambahan obyek wisata, melihat dari luar," ujar Sandy.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif