Menteri BUMN Erick Thohir. Foto : MI/Ramdani.
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto : MI/Ramdani.

Menteri BUMN Jabarkan Kriteria Calon Dirut Inalum

Ekonomi bumn inalum
Suci Sedya Utami • 05 November 2019 16:29
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjabarkan kriteria sosok calon yang akan menggantikan Budi Gunadi Sadikin sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau yang sekarang berubah nama menjadi MIND ID.
 
Pertama, kata Erick, sosok tersebut memiliki latar belakang pertambangan. Apalagi menjadi induk holding, Inalum memimpin perusahaan di sektor pertambangan yang memiliki hasil produk beragam seperti aluminium, emas, batu bara dan lainnya.
 
"Karena banyak industri pertambangan, kita harapkan orang yang punya background di pertambangan. Apalagi di diversifikasi di anak perusahaan cukup berbeda," kata Erick ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa, 5 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kata Erick, sosok tersebut juga mesti memiliki latar belakang keuangan. Mantan Presiden Inter Milan ini mengatakan sebagai holding yang mengurusi banyak perusahaan di bawahnya, maka pucuk pimpinan tentu harus mengerti kondisi keuangan secara keseluruhan.
 
"Yang pasti kita harapkan dia punya background financial yang kuat karena sebagai holding dia harus mengerti kondisi keuangan dari anak perusahaan," jelas Erick.
 
Posisi Dirut Inalum kosong setelah Budi Gunadi Sadikin ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Wakil BUMN, bersama eks Dirut PT Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo. Saat ini jajaran direksi Inalum hanya dijabat dua orang, Oggy Achmad Kosasih sebagai Direktur Pelaksanda dan Ogi Prastomiyono sebagai Direktur Layanan Strategis Inalum.
 
Sebelumnya ada juga Direktur Keuangan Inalum yang dijabat Orias Petrus Moedak, lalu kemudian Orias digeser menjadi Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia.
 
Erick pun mengatakan pemilihan dan penetapan dirut definitif harus melalui tim penilai akhir (TPA). TPA tersebut dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Artinya keputusan akhir mengeni sosok pengganti Budi Gunadi Sadikin di jabatan Direktur Utama Inalum berada di tangan Presiden Jokowi. Erick mengatakan nantinya pihaknya akan menajukan nama ke presiden untuk dipertimbangkan dan diputuskan.
 
Menurut Erick, sebagai salah satu perusahaan yang memiliki aset dan pendapatan besar, maka pemilihan pimpinanya pun harus dilakukan secara transparan termasuk sampai tahap TPA. Agar nantinya sosok yang terpilih bisa memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi untuk mengemban tugas karena telah dipilih oleh presiden.
 
"Saya rasa 25-30 perusahaan yang besar berdasarkan aset, revenue ataupun profit memang sebaiknya di TPA supaya transparan pemilihannya," jelas dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif