Ilustrasi. FOTO: MI/Bagus Suryo
Ilustrasi. FOTO: MI/Bagus Suryo

Pemerintah Putuskan Tidak Ada Penaikan Tarif Listrik Nonsubsidi

Ekonomi listrik tarif dasar listrik tarif listrik
Antara • 03 Januari 2020 11:01
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tidak ada penaikan tarif tenaga listrik bagi pelanggan nonsubsidi pada periode Januari-Maret 2020. Besaran tarif tenaga listrik periode tersebut ditetapkan sama besarnya dengan besaran tarif tenaga listrik yang diberlakukan periode sebelumnya, yakni Oktober-Desember 2019.
 
Besaran tarif ini juga sama dengan tarif yang berlaku sejak 2017. Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi membenarkan sebagaimana disampaikan Menteri ESDM sebelumnya, besaran tarif tenaga listrik nonsubsidi pada periode Januari-Maret 2020 tidak berubah, masih sama seperti periode sebelumnya.
 
"Hal ini ditetapkan guna menjaga daya beli masyarakat dan daya saing industri," ujar Agung Pribadi, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 19 Tahun 2019, apabila terjadi perubahan terhadap asumsi ekonomi makro (kurs, Indonesian Crude Price/ICP, inflasi dan/atau harga patokan batubara) yang dihitung secara triwulanan, maka akan dilakukan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment).
 
Pada September hingga November 2019, parameter ekonomi makro rata-rata per tiga bulan menunjukkan perubahan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi Rp14.099 per USD, nilai Indonesian Crude Price (ICP) menjadi USD61,31 per barel, tingkat inflasi rata-rata -0,04 persen, dan harga patokan batu bara Rp779 per kg.
 
Berdasarkan perubahan parameter makro tersebut, seharusnya diberlakukan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment). Namun emerintah mempertahankan agar tarif listrik tidak naik. Menteri ESDM Arifin Tasrif beberapa waktu yang lalu menyampaikan hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing industri.
 
Adapun tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi lainnya juga tidak mengalami perubahan, besaran tarifnya tetap. Golongan pelanggan ini tetap diberikan subsidi listrik, termasuk di dalamnya pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial.
 
Kementerian ESDM meminta PT PLN (Persero) dapat terus meningkatkan efisiensi operasional dan memacu penjualan tenaga listrik secara lebih agresif, sehingga biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik per kWh dapat diupayakan lebih efisien.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif