Petugas mengisikan bahan bakar jenis premium di SPBU. (Foto:Antara/Vitalis Yogi)
Petugas mengisikan bahan bakar jenis premium di SPBU. (Foto:Antara/Vitalis Yogi)

Jokowi: Saya Tidak Minta BBM Diturunkan

Desi Angriani • 05 Oktober 2015 17:26
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya tidak pernah meminta harga bahan bakar minyak (BBM) diturunkan. Pemerintah hanya mengkalkulasi ulang harga BBM termasuk tarif listrik.
 
"Saya tidak minta diturunkan, tapi dihitung kembali dengan seluruh efesiensi yang ada. Termasuk listrik," kata Jokowi di lokasi pabrik PT. Adis Dimension Footwear di Balaraja Barat, Tangerang, Senin (5/10/2015).
 
Suami Iriana ini mengulur waktu pengumuman kemungkinan perubahan harga BBM premium maupun solar. Rencananya, pengumuman dilangsungkan di Kantor Presiden, 5 Oktober 2015. "Secepatnya minggu ini," jawab dia singkat.
 
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, harga BBM bisa turun atau tidak tergantung perkembangan harga, kurs, dan beberapa faktor lain. Dia mengakui penurunan harga minyak mentah dunia ke kisaran USD40/ barel menjadi salah satu alasan untuk menghitung ulang harga Premium yang saat ini ditetapkan Rp7.400/liter untuk daerah Jawa, Madura, dan Bali.
 
Di sisi lain, terjadi depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sempat menyentuh level Rp14.700 per dolar. Akibatnya harga impor minyak Pertamina menjadi lebih tinggi apabila dikonversi ke dalam mata uang rupiah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan