NEWSTICKER
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Hingga 2024, Pemerintah Optimistis Gaet Investasi Migas Rp1.625 Triliun

Ekonomi migas kementerian esdm
Suci Sedya Utami • 24 Februari 2020 10:43
Jakarta: Pemerintah optimistis investasi di sektor energi tetap tinggi dalam lima tahun mendatang. Sektor minyak dan gas bumi dinilai tetap punya peluang besar dalam menggaet investor dengan total nilai investasi sekitar USD117 miliar atau setara Rp1.625 triliun hingga 2024.
 
"Kami perkirakan akan ada investasi senilai USD117 miliar yang masuk di hilir dan hulu migas dalam lima tahun mendatang," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM, Senin, 24 Februari 2020.
 
Agung merinci total investasi tersebut akan diperoleh secara bertahap di mulai, dimulai pada 2020 sebesar USD15 miliar, USD20 miliar pada 2021, kemudian berturut-turut pada 2022 sebesar USD25 miliar, 2023 sebesar USD29 miliar, dan 2024 sebesar USD28 miliar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Optimisme penetapan target investasi migas, kata Agung, mempertimbangkan realisasi pada 2019 sebesar USD12,5 yang mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir, terutama di sektor hulu migas.
 
Investasi hulu migas tercatat senilai USD11,49 miliar pada 2019 atau meningkat dibandingkan dengan capaian 2017 yang senilai USD10,27 miliar.
 
"Kami yakin target investasi tersebut cukup realistis mengingat akan berjalan beberapa proyek strategis migas serta masih adanya 128 cekungan berisi minyak dan gas yang akan beroperasi. Bahkan beberapa wilayah kerja migas yang sudah dieksploitasi lama masih punya potensi," tegas Agung.
 
Hal yang sama terjadi pada sektor hilir. Peluang meningkatnya investasi didorong dari makin meluasnya sejumlah program pembangunan infrastruktur seperti program Bahan Bakar Minyak (BBM) di 500 titik, 3,5 juta sambungan jaringan gas kota, pembagian konverter kit bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) untuk nelayan dan petani, hingga pembangunan pipa transmisi gas.
 
"Kementerian ESDM akan terbuka kepada siapa saja yang serius menamkan modalnya untuk membangun sektor ESDM lebih baik," jelas dia.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif