Direktur Utama BNBR Bobby Gafur Umar. Medcom/Annisa.
Direktur Utama BNBR Bobby Gafur Umar. Medcom/Annisa.

Pipa Gas Kaltim-Kalsel Layak Jika Permintaan 300 MMSCFD

Ekonomi migas bakrie & brothers
Annisa ayu artanti • 19 Desember 2018 18:11
Samarinda: PT Bakrie & Brothers (BNBR) melihat pembangunan pipa gas dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Barat layak jika permintaan (demand) akan kebutuhan gas itu diatas 300 mmscfd.
 
Direktur Utama BNBR Bobby Gafur Umar mengatakan, berdasarkan neraca gas 2018-2027 pada 2019 sampai 2027 suplai gas di Kalimantan sebanyak 467 hingga 1.053 mmscfd.
 
Perusahaan juga telah melakukan studi bahwa sepuluh tahun kedepan di Kalimantan Timur demand gas sebesar 212,2 mmscfd dan Kalimantan Selatan 136,6 mmscfd. Dari data tersebut, menurutnya, proyek pembangunan pipa gas Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan layak dilakukan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu visible. Di atas 300 visible. Itu bisa pakai diameter 28 inchi," kata Bobby di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu, 19 Desember 2018.
 
Namun, hingga saat ini pembangunan pipa belum juga dikerjakan karena belum ada kepastian alokasi gas dan demand. Perusahaan pun berharap forum grup discussion yang diadakan oleh BPH Migas di Samarinda dapat menetapkan alokasi dan demand gas tersebut.
 
Jika alokasi gas dan demand itu sudah dipastikan maka pembangunan proyek akan cepat dilakukan. "Kita harapkan 3 bulan sudah ada alokasi gas. Setelah itu pembangunannya 42-48 bulan untuk 530 km. Dari Bontang ke Takisung," jelas dia.
 
Untuk pembangunan pipa ini, BNBR berencana menggaet parner dan membuat konsorsium. Namun Bobby belum mau menyebutkan dengan siapa BNBR akan bermitra.
 
"Tentunya konsorsium lah. Kita kan sebelumnya kepodang tambak lorok dengan PGN. PGN kan gabung Pertagas nih tingga liat siapa yang ditunjuk nih nanti," tukas dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif