Ilustrasi. MI/MOHAMAD IRFAN
Ilustrasi. MI/MOHAMAD IRFAN

PLN: Rasio Elektrifikasi Jatim Naik Jadi 98,67%

Ekonomi listrik pembangkit listrik pln tarif listrik
Antara • 05 September 2019 15:03
Surabaya: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) mencatat rasio elektrifikasi di wilayah Jawa Timur saat ini sudah mencapai 98,67 persen dibandingkan sebelumnya Juni 2019 yang hanya 98,56 persen. Kondisi ini diharapkan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
 
"Alhamdulillah kami sudah beberapa kali tambah, seperti Pulau Raas Madura yang kini sudah tersambung, dari potensi 1.500 pelanggan sudah sekitar 1.300 pelanggan yang teraliri," kata Bob Saril, di Pasuran, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 5 September 2019.
 
Dia menambahkan rasio elektrifikasi sampai akhir tahun ini secara PLN dan non-PLN itu bisa mencapai 99 persen, dan semua masyarakat bisa menikmati listrik. "Namun tetap kami dorong di akhir tahun itu sudah 100 persen," ungkapnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saril dalam kunjungannya ke salah satu pelanggan industri di Pasuruan, menargetkan sampai akhir 2019 elektrifikasi atau tingkat penyaluran listrik di Jatim bisa merata hingga 100 persen yang disumbang PLN dan non-PLN.
 
Saril menjelaskan upaya elektrifikasi di beberapa wilayah kepulauan di Madura sebelumnya sempat mengalami kendala, karena material listrik yang di bawah menggunakan kapal mengalami tenggelam, sehingga perlu dianggarkan atau dibeli ulang.
 
"Ada tiga kepulauan yang hingga kini belum teraliri listrik di Madura, hal ini karena kapalnya tenggelam dan materialnya tenggelam sehingga harus dibeli ulang. Memang kendala utama adalah cuaca saat itu, selain itu warning dari Kesyahbandaran," tuturnya.
 
Ia mengatakan, upaya mendorong elektrifikasi 100 persen terus dilakukan PLN UID Jatim, salah satunya melalui bantuan dari Kementerian ESDM dengan memberikan listrik gratis bagi masyarakat miskin untuk, dengan total sekitar 3.000 pelanggan.
 
"Saat ini, yang paling penting mereka (warga miskin) bisa menikmati listrik, dari siapa pun bantuannya," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif