Ilustrasi (MI/BENNY BASTIANDY)
Ilustrasi (MI/BENNY BASTIANDY)

Kementerian BUMN Siapkan Lima Kandidat Dirut PLN

Ekonomi pln kementerian bumn Korupsi PLTU Riau-1
Suci Sedya Utami • 17 Juni 2019 15:42
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyiapkan lima calon yang akan dijadikan sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) definitif. Saat ini jabatan tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt) Djoko Raharjo Abumanan.
 
Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah mengatakan pihaknya menyiapkan minimal tiga nama untuk diajukan. Namun demikian, Edwin belum mau membuka nama-nama kandidat yang akan menjadi bos PLN tersebut.
 
"Mungkin ada beberapa, ada tiga atau sampai lima nama. Tapi itu nanti harus official dari Ibu Menteri (Rini Soemarno)," kata Edwin ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 17 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nama-nama yang disetujui oleh Menteri BUMN Rini Soemarno akan dibawa ke Tim Penilai Akhir (TPA) yang nantinya diserahkan ke presiden untuk disetujui. Terkait dengan berapa lama proses assessment tersebut, Edwin tidak bisa menjanjikan.
 
Namun TPA dipastikan akan sangat berhati-hati mengingat Dirut sebelumnya tersandung kasus hukum yang serius.
 
"Untuk semua TPA kita sangat hati-hati. Semua BUMN kita sangat hati-hati terlepas ada atau tidaknya kejadian itu. Terutama PLN ya, memang size dan problematikannya enggak gampang," jelas dia.
 
Adapun kekosongan jabatan Direktur Utama yang ditinggalkan oleh Sofyan Basyir karena menjalani proses hukum kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1, dipegang oleh Djoko Raharjo Abumanan atas persetujuan pemegang saham.
 
Djoko sebelumnya menjabat Direktur Bisnis Regional Jawa Bali dan Nusa Tenggara sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN dan Direktur Pengadaan Strategis dua, sejak 29 Mei 2019.
 
Sementara itu. untuk posisi Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Nusa Tenggara digantikan oleh Supangkat Iwan Santoso yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis Dua. RUPS juga mengangkat dan menetapkan Sripeni Inten Cahyani sebagai Direktur Pengadaan Strategis Satu.
 
Dengan perubahan di atas maka susunan Direksi PLN sebagai berikut:
 
1. Djoko Raharjo Abumanan sebagai Plt Direktur Utama PLN.
2. Sripeni Inten Cahyani sebagai Direktur Pengadaan Strategis
3. Djoko Raharjo Abumanan sebagai Direktur Pengadaan Strategis
4. Sarwono Sudarto sebagai Direktur Keuangan;
5. Muhamad Ali sebagai Direktur Human Capital Management;
6. Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Perencanaan Korporat;
7. Amir Rosidin sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Tengah;
8. Supangkat Iwan Santoso sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara;
9. Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Barat.
10. Machnizon sebagai Direktur Bisnis Regional Kalimantan;
11. Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi;
12. Ahmad Rofiq sebagai Direktur Bisnis Maluku dan Papua;
13. Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera
 


 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif