Ilustrasi -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Harita Group Bangun Smelter di Maluku USD320 Juta

Annisa ayu artanti • 03 Juni 2015 07:48
medcom.id, Jakarta: Harita Group melalui anak perusahaannya, PT Megah Surya Pertiwi (PTMSP) akan membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) nikel di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara dengan investasi kurang lebih USD320 juta.
 
General Manager Nickel Smelter Project Harita, Handrijono mengatakan investasi ini merupakan bentuk komitmen Harita Group dalam mendukung program peningkatan nilai tambah mineral melalui kegiatan pengolahan dan pemurnian di dalam negeri.
 
"Kami berharap proyek pembangunan smelter ini dapat didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta masyarakat setempat," kata Handrijono seperti dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Selain itu, Hardrijono berharap pembangunan smelter ini dapat memberikan manfaat melalui penyerapan tenaga kerja, Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembayaran pajak dan non-pajak dan program pengembangan masyarakat.
 
Rencananya, smelter dibangun menggunakan teknologi Rotary Kiln Submerge Arc Furnace (RK-SAF) terdiri dari tiga line yang akan memerlukan daya listrik sebesar 120 megawatt (mw) dan akan menghasilkan 100.000 ton Ferronickel per tahun.
 
"Untuk kebutuhan tenaga listrik, PTMSP akan membangun PLTU secara mandiri terdiri dari tiga unit pembangkit dengan kapasitas 120 mw sesuai kebutuhan smelter," jelas dia.
 
Lebih lanjut, untuk menjamin suplai bahan baku mineral (feedstock) untuk beroperasi, PTMSP akan membuat perjanjian kerja sama jual-beli bahan mentah nikel dengan PT Trimegah Bangun Persada (PTTBP) dan PT Gane Permai Santosa (PTGPS), masing-masing adalah pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi nikel yang terafiliasi di bawah bendera Harita Group.
 
Sebagai informasi, dalam pembangunan smelter ini, PTMSP juga menggandeng sebuah perusahaan BUMN dari Tiongkok Xinxing Ductile Iron Pipes Co., Ltd, dan beberapa perusahaan lainnya dari Singapura yaitu Xinxing Ductile Iron Pipes (Singapore) Pte. Ltd, Qiyun Investment Holdings Pte. Ltd, dan Corsa Investments Pte. Ltd.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan