?PGN Bakal Pasok Gas ke Krakatau Steel. (FOTO: dok Kementerian BUMN)
?PGN Bakal Pasok Gas ke Krakatau Steel. (FOTO: dok Kementerian BUMN)

PGN Bakal Pasok Gas ke Krakatau Steel

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn) krakatau steel
Suci Sedya Utami • 20 Juni 2019 12:53
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (PTKS) sepakat menjalin kerja sama di bidang energi. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
 
Pelaksanaan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PGN Gigih Prakoso dan Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dan disaksikan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno.
 
Lewat MoU ini, PGN dan Krakatau Steel akan memperkuat kerja sama di bidang pengelolaan dan pengembangan bisnis energi. Gigih mengatakan kedua perusahaan mempunyai kompetensi andal dalam bidang masing-masing, karena itu jika keduanya memperkuat kerja sama, maka akan terdapat saling tukar benefit.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Siapa yang tak kenal KS dan PGN, keduanya merupakan pemain utama dalam sektor industri berat dan sektor energi. Kerja sama keduanya, tentu akan membawa keuntungan baik dari sisi efisiensi ataupun peluang bisnis lainnya," ujar Gigih di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.
 
Kedua perusahaan berkomitmen untuk membangun kemitraan strategis jangka panjang dengan memanfaatkan kompetensi masing-masing. Kerja sama ini sejalan dengan visi membangun negeri yang diusung pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
Secara singkat, MoU itu berisikan pengembangan bisnis saling menguntungkan dengan ruang lingkup terutama kerja sama pengembangan dan pengelolaan gas bumi di lingkungan Krakatau Steel Group. Keduanya juga bersedia melakukan kerja sama dalam pengelolaan bisnis kelistrikan melalui anak usaha, serta kerja sama potensial lainnya.
 
"Itu semua kerja sama yang prioritas di antara kedua perusahaan, namun di luar tersebut, keduanya masih terbuka untuk kerja sama yang memberikan benefit kepada masing-masing pihak," ucap Gigih.
 
Di sisi lain, Krakatau Steel yang merupakan produsen baja dan produk seejenisnya, membutuhkan layanan energi yang aman dan efisien. Untuk itu, PGN berkomitmen menopang visi ke depan Krakatau Steel.
 
"Salah satu tanggung jawab PGN selaku Sub Holding Gas, yaitu membantu memajukan perekonomian nasional dengan cara memberikan nilai lebih kepada sektor industri nasional. KS memiliki peran penting dalam struktur industri nasional sebagai hulu, menjadi prioritas kami menjalin kerja sama dengan perusahaan kebanggaan nasional tersebut," tukas Gigih.
 
Hal tersebut diamini oleh Silmy yang mengatakan hingga saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan kapasitas produksi baja. Pada 2025 kapasitas produksi baja di kawasan industri Krakatau Steel akan meningkat hingga 10 juta ton per tahun. Oleh karenanya tidak hanya bidang energi yang dapat dikerjasamakan, tapi termasuk bidang logistik, air industri, pengembangan kawasan dan infrastruktur lainnya.
 
"Dari kerja sama ini, PTKS akan memperoleh peningkatan daya saing melalui efisiensi biaya produksi dengan pasokan gas yang kompetitif. Selain itu, PTKS diharapkan memperoleh tambahan pendapatan melalui kerja sama pengelolaan bisnis gas bumi serta bertambahnya investor yang mendayagunakan kawasan industri yang dimiliki anak perusahaan PTKS," jelas Silmy.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif