Demikian dikatakan Plt Direktur Utama Pertamina, Muhamad Husen, ditemui usai acara Indonesia Economic Forum, di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2014). Hal ini tentunya berkaitan dengan kenaikan harga BBM subsidi sebesar Rp2.000 sehingga konsumsi masyarakat pun dapat dihemat.
"Stoknya cukup 46 juta kiloliter, overkuotanya saya kira lebih baik dari dugaan kemarin," terang Husen.
Meskipun demikian, dirinya belum mau menyebutkan berapa kuota yang telah dihemat setelah adanya kebijakan pengalihan subsidi BBM ini, sehingga prediksi awal yang menyebutkan hingga akhir tahun akan overkuota 1,62 juta KL bisa dimentahkan.
"Kita belum bisa ngomong pola satu minggu ini setelah harga BBM subsidi naik. Kan biasanya istilahnya kalau seminggu ini habiskan stok dulu, kita belum bisa bicara itu, tapi kita menduga setelah seminggu," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News