Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.

Menteri ESDM: Pemanfaatan Energi Terbarukan Baru Capai 8%

Ekonomi kementerian esdm energi terbarukan
Suci Sedya Utami • 06 November 2019 11:16
Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan porsi penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri masih sangat kecil.
 
Padahal kata dia, Indonesia memiliki potensi sumber energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) mencapai 400 gigawatt (GW). Namun yang termanfaatkan baru mencapai delapan persen.
 
"Sumber EBT menurut info ada 400 GW, ini akan saya hitung lagi dan baru terealisasi delapan persen atau 32 GW," kata Arifin dalam Indonesia EBTKE Convention and Exhibition di Ji-Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 6 Novemer 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karenanya Arifin mengatakan harus dibuat perencanaan yang lebih optimal dalam meningkatkan pemanfaatan EBT. Menurut dia hal ini bukan hanya tugas pemerintah, namun juga seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha.
 
Apalagi kata Arifin, Indonesia telah ikut serta dalam kesepakatan atau perjanjian di Paris untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang disebabkan yang salah satunya disebabkan oleh gas buang energi fosil. Komitmen Indonesia dalam mewujudkan kesepakatan di Paris yakni dengan menargetkan bauran penggunaan EBT mencapai 23 persen di 2025.
 
Lebih lanjut, dirinya mengatakan Indonesia EBTKE CoNex 2019 merupakan salah satu agenda penting dan bermanfaat untuk menentukan arah pemanfaatan energi nasional dalam jangka panjang.
 
Ia menambahkan sebagai sosok baru yang duduk dalam jabatan saat ini, Arifin mengaku masih harus banyak belajar mengenai tugasnya. Oleh karena itu dia membuka pintu seluas-luasnya untuk berdialog memunculkan ide-ide terbaik tidak terkecuali tentang pemanfaatan EBT untuk perekonomian nasional.
 
"Kita tidak hanya cukup kerja sama penelitian, tapi juga mengerjakan dengan baik untuk mendorong perkembangan EBTKE," jelas Arifin.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif