Menteri ESDM Ignasius Jonan saat di Amerika bertemu ConocoPhilips. (FOTO: dok Kementerian ESDM)
Menteri ESDM Ignasius Jonan saat di Amerika bertemu ConocoPhilips. (FOTO: dok Kementerian ESDM)

Ke Amerika, Jonan Bahas Kelanjutan ConnocoPhillips di Blok Corridor

Ekonomi kementerian esdm ConocoPhillips
Suci Sedya Utami • 23 Mei 2019 20:40
Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyambangi investor migas ConocoPhillips. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela kunjungan kerja Jonan ke Houston, Amerika Serikat.
 
Jonan bertemu dengan CEO Conoco Phillips Ryan Lance pada Rabu, 22 Mei waktu setempat. Dalam pertemuan itu Jonan didampingi Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Sukandar, Duta Besar RI di Washington Mahendra Siregar, dan Konjen RI di Houston. Pertemuan difokuskan untuk membahas kelanjutan operasi ConocoPhilips di Blok Corridor di Sumatera Selatan.
 
"Dalam pertemuan tersebut, Conoco Phillips selaku operator existing berkomitmen untuk terus mengoperasikan Blok Corridor bersama pemegang participating interest saat ini," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, dalam keterangan resminya, Kamis, 23 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hak kelola Blok Corridor akan berakhir pada 2023. Pemerintah mengedepankan pendekatan business to business dalam kerangka penerimaan negara yang lebih maksimal untuk memastikan kelanjutan operasi blok tersebut. Saat ini Blok Corridor menyumbang sekitar 17 persen dari total produksi gas di Indonesia.
 
Blok Corridor saat ini dioperatori ConocoPhilips dengan hak kelola 54 persen. Pemegang hak kelola lainnya adalah PT Pertamina sebesar 10 persen dan Repsol Energy 36 persen.
 
Kepemilikan hak kelola Repsol Energy awalnya tidak sebesar itu. Namun setelah membeli hak kelola Talisman Energy Inc senilai USD8,3 miliar, perusahaan asal Spanyol itu kini memiliki 36 persen dari blok tersebut.
 
ConocoPhilips mulai mengelola blok tersebut sejak 2002 setelah mengakuisisi Gulf Resources. Kontrak Blok Corridor berakhir 19 Desember 2023. ConocoPhilips sudah mengajukan proposal perpanjangan kontrak di Blok Corridor pada akhir September 2018. Selain ConocoPhillips, Pertamina mengajukan proposal mengelola Blok Corridor ke Kementerian ESDM.
 
Selain dengan ConnocoPhillips, Jonan juga bertemu dengan EVP Upstream Chevron James W Johnson untuk membahas beberapa isu antara lain proyek Blok Ultra Laut Dalam atau Indonesia Deepwater Development/IDD) dan transisi Blok Rokan pada Pertamina.
 
Sebelum ke Houston, Jonan bertemu dengan CEO Freeport McMoran dan mengunjungi area operasi tambang tembaga di Morenci, Arizona. Jonan dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air pada 24 Mei.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif