Ilustrasi. FOTO: dok PLN.
Ilustrasi. FOTO: dok PLN.

Danai Proyek, PLN Terbitkan Samurai Bond Rp2,9 Triliun

Ekonomi pln samurai bond
Annisa ayu artanti • 16 September 2019 06:57
Jakarta: PT PLN (Persero) resmi menerbitkan obligasi atau surat utang Samurai (Samurai bond) melalui penawaran umum kepada investor Jepang sebesar 23,2 miliar yen atau setara Rp2,9 triliun (kurs 1 yen = Rp129,4).
 
Obligasi tersebut diterbitkan dalam tiga tranche bertenor tiga tahun, lima tahun, dan 10 tahun dengan kupon tetap.
 
"Penerbitan ini menjadi sangat penting karena PLN kembali berhasil melakukan penerbitan dalam denominasi mata uang asing," kata Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto dalam keterangan tertulisnya, Senin, 16 September 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sarwono menjelaskan sebelum melakukan penawaran umum kepada investor di Jepang, PLN telah mengadakan pertemuan dengan para investor potensial di Tokyo pada Juli 2019. Roadshow itu diyakini membantu investor memahami operasi bisnis PLN.
 
"Melalui roadshow, PLN mampu meyakinkan ketertarikan investor atas kredibilitas PLN dengan adanya respons positif dari investor," jelas dia.
 
Dalam penerbitan obligasi ini, PLN juga melakukan soft sounding pemasaran selama dua hari yaitu pada 4 dan 5 September 2019 dan mendapatkan umpan balik yang positif dari investor.
 
Kemudian pada 6 September 2019, PLN mulai penawaran umum resmi kepada investor dengan harga acuan awal untuk tranche tiga tahun di Yen Swap Offer (YSO)+45-65 bps, lima tahun di YSO+75-95 bps, tujuh tahun di YSO 80-100 bps dan sepuluh tahun pada YSO+90-105 bps.
 
"Selama masa penawaran umum, dengan permintaan yang sangat positif dan tinggi dari para investor yen dan juga harga yang sangat kompetitif maka diputuskan bahwa yang akan diterbitkan adalah tenor di tiga, lima dan sepuluh tahun," ungkap dia.
 
Transaksi ini berhasil diterbitkan pada 12 September 2019 yaitu dengan tenor tiga tahun sebesar tiga miliar yen dan kupon 0,43 persen, lima tahun sebesar 18,5 miliar yen dengan kupon 0,87 persen, dan tenor sepuluh tahun sebesar satu miliar yen dengan kupon 1,05 persen.
 
"Hasil penerbitan obligasi Samurai ini akan dipergunakan untuk mendanai sebagian kebutuhan investasi untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sebagaimana amanat pemerintah," ujar dia.
 
Adapun alokasi penerbitan obligasi Samurai ini tersebar di beberapa jenis investor sebagai berikut Shinkin bank lokal sebesar 36 persen, life insurance sebesar 24 persen, regional banks sebesar 15 persen, offshore banks sebesar 12 persen, asset managers sebesar sembilan persen, dan lainnya sebesar empat persen.
 
Dalam penerbitan ini PLN dibantu oleh lembaga keuangan yaitu Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co. Ltd, Mizuho Securities Co. Ltd., Nomura Securities Co. Ltd., dan SMBC Nikko Securities Inc.
 
"Debut pertama transaksi penerbitan obligasi Samurai ke investor Jepang ini menarik minat banyak investor baik central institutional yang berasal dari Tokyo, regional investor di seluruh kawasan Jepang, serta investor-investor non-Jepang yaitu yang berada di luar Jepang dengan jenis investor yang sangat beragam pula," tukas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif