Gedung Kementerian ESDM. Foto : (Dokumentasi : Setkab).
Gedung Kementerian ESDM. Foto : (Dokumentasi : Setkab).

Menteri ESDM Diharapkan bukan Orang Parpol

Ekonomi kabinet Kabinet Jokowi-Maruf ekonomi indonesia
Suci Sedya Utami • 22 Oktober 2019 20:13
Jakarta: Pengamat ekonomi yang juga mantan Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati berharap agar Presiden Joko Widodo tidak menunjuk sosok dari partai politik (parpol) untuk ditugaskan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
 
Enny mengatakan ESDM merupakan sektor strategis yang rawan akan konflik kepentingan (conflict of interest). Sebab mengelola aset berupa sumber daya alam (SDA) yang luar biasa besar bahkan seringkali disebut sebagai lahan basah yang menjadi perebutan partai politik.
 
"Mudah-mudahan ESDM enggak diserahkan ke parpol," kata Enny di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Enny mengatakan ESDM merupakan sektor yang menjadi sumber utama penerimaan negara bukan pajak. Oleh karenanya perlu dipimpin oleh sosok yang transparan, akuntabel dan profesional.
 
Ia bilang sebenarnya profesionalitas tidak ditentukan dari mana sosok tersebut berasal apakah partai, swasta dan sebagainya. Menurut Enny, profesional adalah ketika sosok tersebut menerima mandat sebagai pembantu presiden dan mereka menanggalkan jabatan lainnya dan lebih memposisikan diri sebagai pejabat publik.
 
Lebih jauh Enny menambahkan yang terpenting untuk sosok Menteri ESDM yakni yang bisa mencegah adanya potensi penjarahan dari lahan basah ini. "Oleh karenanya perlu untuk tidak diserahkan pada pihak-pihak yang berisiko conflict of interest," jelas dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif