Ilustrasi. Foto  : AFP.
Ilustrasi. Foto : AFP.

Empat Strategi Gapai Mimpi Produksi Minyak Satu Juta Barel

Ekonomi kementerian esdm
Suci Sedya Utami • 24 Oktober 2019 20:05
Jakarta: Indonesia memiliki mimpi agar produksi minyak bumi bisa kembali mencapai satu juta barel per hari. Saat ini produksi minyak nasional kian menurun dan stagnan di batas 750 ribu barel hari.
 
Kepala Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan produksi akan meningkat apabila ada penemuan cadangan dalam jumlah besar (giant discovery). Penemuan cadangan bisa dilakukan dengan kegiatan eksplorasi masif oleh investor yang memiliki pendanaan yang kuat.
 
"Oleh karena itu kita melakukan transformasi agar bisa menciptakan iklim investasi untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya pada investor," kata Dwi di kantor SKK Migas, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan setidaknya ada empat strategi untuk bisa menggapai mimpi satu juta barel tersebut. Pertama yakni dengan melakukan eksplorasi yang masif.
 
Dia mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi 10 potensi wilayah kerja yang diperkirakan bisa menghasilkan cadangan besar yang bisa digarap oleh investor atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Fatar mencontohkan salah satunya yakni penemuan cadangan gas di Blok Sakakemang oleh Repsol sebesar dua triliun kaki kubik (Tcf).
 
Kedua dengan mengkampanyekan penggunaan teknologi enhanced oil recovery (EOR). Tahun ini ada 11 lapangan migas yang dilakukan uji coba menggunakan teknologi tersebut.
 
"Mudah-mudahan hasilnya akan kita peroleh di 2029, mudah-mudahan bisa meningkatkan cadangan," tutur Fatar.
 
Ketiga yakni transformasi sumber daya dan produksi. Fatar mengatakan masih banyak sumber daya yang belum dikembangkan (plan of development/POD). Dari 10 proyek di tahun ini, yang telah onstream atau beroperasi baru tiga proyek.
 
Fatar mengatakan awalnya ada 11 proyek, namun karenanya adanya insiden kebocoran minyak dan gas di sumur YYA-1 Blok Offshore North West Java (ONWJ) membuat proyek onstream di tahun ini hanya 10. Selain itu tahun depan diperkirakan ada tambahan produk minyak sebesar 16.500 barel per hari (boph) dan 1.300 juta standar kaki kubik (mmscfd) dari 20 proyek migas baru.
 
Keempat yakni dengan memaksimalkan produksi eksisting. Caranya melalui memperbaiki keandalan fasilitas, meningkatkan produksi dan melanjutkan program kerja yang selama ini dilakukan.
 
Sementara itu, Direktur Perencanaan SKK Migas Jaffee Arizon Suardin mengatakan pihaknya mendorong penemuan cadangan besar dinarea terbuka yang potensinya justru sangat luas. Oleh karena itu diperlukan dana yang tidak sedikit untuk eksplorasi.
 
Saat ini, Jaffee mengatakan saat ini hulu migas memiliki dana komitmen kerja pasti (KKP) sebesar USD2,4 miliar. Dana tersebut bisa digunakan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk kegiatan eksplorasi.
 
Selain itu, lanjut Jaffee, pemerintah juga telah memberikan akses data gratis bagi KKKS. Dia bilang sejak dibuka, ada 25 investor uang datang ke SKK Migas dan menyatakan tertarik untuk melihat data wilayah kerja yang ada.
 
"Nanti kita coba cocokkan antara ketertarikan dan potensi data yang ada," jelas Jaffe.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif