"Nilai total investasinya senilai Rp1,3 triliun," ujar Dwi disela-sela acara Pertamina Energy Outlook 2015, di Ritz Carlton Hotel, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (3/12/2014).
Selain pabrik pelumas, lanjut Dwi, Pertamina juga akan membangun storage (depot) bahan bakar minyak baru dalam lima tahun ke depan. Depot itu punya kapasitas tambahan sekitar 2 juta kilo liter (KL). "Nilai investasinya sekitar USD130 juta," kata dia.
Dwi menerangkan, kedua rencana itu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan profitabilitas perusahaan. Di antaranya dengan melakukan optimalisasi distribusi dan penguatan infrastruktur. "Ini untuk meningkatkan profitabilitas bisnis hilir perusahaan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News