medcom.id, Jakarta: Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja menyatakan, pemerintah masih memberikan subsidi solar sebesar Rp1.000 per liter dengan alasan masih banyak kendaraan umum di Indonesia yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
"Subsidi tetap Rp1.000 per liter, karena kita lihat proyeksi dan konsumsi masyarakat masih diperlukan adanya subsidi," kata Wirat, ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2015).
Wirat menambahkan, meskipun diberlakukan subsidi tetap, sebenarnya pemerintah tidak ingin menambah besaranya. Rencananya, pemerintah secara perlahan akan mengurangi subsidi tersebut. "Rencana pemerintah memang pelan-pelan dikurangi bukan malah ditambah," terang dia.
Menurutnya, pengurangan tersebut tidak dilakukan secara penuh. Nantinya, subsidi akan dialihkan ke sektor produktif sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat. "Karena membuat ekonomi makin mencuat. Melihat kondisi ekonomi masyarakat nanti pelan-pelan kita akan tarik," pungkasnya.
Sebagai informasi, Komisi VII DPR RI telah memutuskan menyepakati subsidi tetap untuk solar yaitu sebesar Rp1.000 per liter dalam rapat kerja (raker) di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2016.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan