Premium tak Jadi Naik

Rini Pastikan Keuangan Pertamina Sehat

Annisa ayu artanti 11 Oktober 2018 20:46 WIB
pertaminapremiumIMF-World Bank
Rini Pastikan Keuangan Pertamina Sehat
Menteri BUMN Rini Soemarno. Medcom/Ayu.
Nusa Dua: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memastikan kesehatan keuangan PT Pertamina (Persero) tetap terjaga meskipun penaikan harga premium ditunda. Pertamina dikatakan masih memperoleh keuntungan.

"(Keuangan Pertamina) Tidak apa-apa, beda sangat kecil, keuntungan Pertamina tetap baik," kata Rini saat ditemui usai menyaksikan penandatangan kesepakatan Indonesia Investment Forum di Hotel Inaya, Nusa Dua, Bali, Kamis, 11 Oktober 2018.

Rini mengakui tidak hafal mengenai harga keekonomian Bahan Bakar Minyak (BBM) berkadar RON 88 tersebut. Namun ia menegaskan sebagai pemegang saham harus memastikan kesehatan keuangan perusahaan migas pelat merah itu. Apalagi, saat ini Pertamina tengah menggarap banyak proyek.

baca : Menteri Rini Minta Kenaikan Premium Ditunda

"Keenonomian tidak hafal, tapi yang utama, kita harus mereview tentunya kesehatan Pertamina karena sangat banyak proyek Pertamina yang harus kita kerjakan," ungkap dia.

Seperti diketahui, pada sore hari, Rabu 10 Oktober 2018, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengumumkan penaikan harga premium untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) dari Rp6.550 menjadi Rp7.000 per liter dan luar Jamali dari Rp6.450 menjadi Rp6.900 per liter.

Namun belum ada satu jam setelah pengumuman itu dipublikasikan, Jonan melakukan revisi bahwa penaikan harga premium ditunda.

 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id